
KETAPANGNEWS.COM,Kendawangan– Sejak tidak dikirimnya pasokan BBM jenis premium pada Senin (9/1) yang lalu oleh Jobber Ketapang, akhirnya SPBU Petrol Kendawangan pada Selasa (10/1) tidak buka, sehingga mengakibatkan stok BBM khususnya bensin di Kendawangan kosong. Tak khayal harga bensin ditingkat pengecer atau kios-kios yang menjual bensin pun laris manis dengan harga jual tembus mencapai Rp 15 ribu sampai 20 ribu perliter.
“Bensin saat ini sangat sulit di Kendawangan, khususnya ditingkat pengecer sekalipun ada yang jual harganya mencapai Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu perliter,” ungkap Amir warga desa Mekar Utama kepada wartawan Kamis (12/1).
Kelangkaan BBM jenis premium di Kendawangan diakui Wawan pengelola SPBU Petrol Kendawangan lebih disebabkan karena pada hari Minggu memang jadwal SPBU tidak buka dan hari Senin buka sebentar menghabiskan stok yang ada. Sementara pada Selasa tutup karena Senin tidak ada kiriman dari Jobber Ketapang.
“Dan Alhamdulillah hari ini (Kamis red) sudah normal kembali karena kemarin hari Rabunya sudah disuplai dari Jobber Ketapang sebanyak 2 mobil tangki bensin,” kata Wawan.
Ditambahkan Wawan kelangkaan bensin ditingkat pengecer, dikarenakan SPBU sejak beberapa hari yang lalu tidak melayani pengisian Jeriken untuk para pengecer. Sehingga ketika stok SPBU kosong konsumen pengguna langsung akhirnya kesulitan mencari bahan bakar seperti bensin atau premium untuk kendaraannya.
‘’Semoga pasokan BBM kesemua SPBU dari Jobber Ketapang berjalan normal kembali dan berharap pula ada kebijakan terkait pengisian Jeriken oleh SPBU untuk pengecer yang menjual bensin ditingkat eceran yang tentunya ikut pula membantu masyarakat dalam memperoleh bensin untuk kendaraanya saat ketika SPBU tutup atau kehabisan stok,” harapnya.
Sementara Kamis (12/1) SPBU Kendawangan sudah mulai buka dan menjual premium dan diserbu pengendara sehingga membuat antrian mengular panjang.(Fendi)