
KETAPANGNEWS.COM – Membludaknya jumlah tenaga honor atau kontrak Pemerintah Kabupaten Ketapang yang mencapai angka 4.287 orang dinilai sangat memberatkan keuangan daerah.
Bahkan, untuk membayar gaji tenaga kontrak sebanyak itu Pemkab harus menggelontorkan dana sebesar 79 miliar pertahun. Untuk itu Pemkab Ketapang akan melakukan efisiensi dengan mengurangi jumlah tenaga kontrak honor sebanyak 537 orang.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Ketapang Martin Rantan SH saat memimpin rapat perampingan tenaga kontrak bersama jajaran SKPD, para Asisten, Setda , Camat dan Lurah, Senin (16/1) di Pendopo Bupati Ketapang.
Menurut Bupati, jumlah yang begitu banyak tenaga kontrak, kalau dilihat dari kebutuhan peta fomasi dari bagian organisasi tenaga honor dan kontrak yang akan dipangkas hampir mencapai 1.900 orang.
Namun, Baperjakat dan dirinya sebagai penasehat menilai kalau sampai dipangkas 1.900 ini terlalu banyak. Sehingga akan efisiensi jumlah tenaga kontrak hanya sebanyak 537 orang dan akan tersisa 3.550 orang tenaga kontrak yang akan diakomodir.
“Nanti formasi sebanyak 3.550 orang itu juga boleh diikuti pelamar dari umum untuk ikut melamar, supaya tidak ada kecemburuan sosial,” katanya.
Bupati melanjutkan, efisiensi tenaga honor kontrak ini dilaksanakan mulai dari dilingkungan Sekretariat Daerah, Dinas, sampai ke Kecamatan dan kelurahan.
Menurutnya pengurangan ini selain Pemkab yang harus menggelontorkan dana sebanyak Rp. 79 miliar pertahun. Hal lainnya juga karena para tenaga honor kontrak dinilai ada yang bertingkah laku tidak sewajarnya sebagai tenaga honor atau kontrak.
“Karena ada tenaga kontrak yang gayanya melebihi Pegawai Negeri Sipil. Belum lagi yang sampai mengatur Kasi dan Kabid,” pungkas Bupati.(dra)
Kalau Sampai Ada yang ngatur kasi dan kabid sih…. mestinya tak ada maaf bagi mu… Wakakkaaa…. Semoga dengan dilakukan seleksi terbuka bisa menghasilkan tenaga honor pendukung yang berkualitas.
Jumlah honorer skrg 4.287 org
Akan di kurangi 537 org
Akan tersisa 3.550 org
4.287 – 537 = 3.750
3.750 – 3.550 = 200???? Kmn yg 200 org.
Itu maksudnya boleh di ikuti dri pelamar umum gimana ya…?