Dua Remaja Asal Kendawangan Yang Hilang, Ternyata Diculik

"Saat kejadian kenalan anak saya mendatangi anak saya dan temannya, kemudian mengancam akan membunuh dan mensantet anak saya dan temannya jika tidak mau ikut dengannya menggunakan sebuah sepeda motor," ungkap Mat Juli orangtua salah satu korban.

Foto Dua Remaja Putri Lindawati (kiri) dan Ikawati (kanan) yang diduga menjadi korban penculikan.
Foto Dua Remaja Putri Lindawati (kiri) dan Ikawati (kanan) yang diduga menjadi korban penculikan.

KETAPANGNEWS.COM, Kendawangan – Setelah dikabarkan hilang sejak Selasa (10/1) lalu. Dua remaja putri Lindawati (14) dan Ikawati (15) warga Dusun Jati, Desa Kendawangan Kiri, Kecamatan Kendawangan akhirnya ditemukan di Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Ketapang, Jum’at (13/1). Keduanya diduga diculik oleh orang yang baru dikenal melalui telepon seluler.

Mat Juli (55) orangtua dari Lindawati mengatakan, menurut keterangn anaknya, sang anak beserta temannya Ikawati dipaksa untuk ikut kenalan sang anak menggunakan sebuah sepeda motor.

“Saat kejadian kenalan anak saya mendatangi anak saya dan temannya, kemudian mengancam akan membunuh dan mensantet anak saya dan temannya jika tidak mau ikut dengannya menggunakan sebuah sepeda motor,” ungkapnya, Sabtu (14/1).

Ia melanjutkan, saat kejadian dirinya sama sekali tidak mengetahui hal tersebut, bahkan dirinya beserta keluarga sempat curiga anaknya diculik lantaran sepeda yang digunakan anaknya beserta temannya untuk membeli pulsa tergeletak didepan konter yang berada di pasar kendawangan.

“Jadi bisa dikatakan anak saya dan temannya diculik oleh kenalannya yang baru ia kenal lewat handphone, terlebih anak saya tidak pernah pergi jauh sebelumnya,” katanya.

Ia menambahkan, selama tiga hari menghilang dirinya dan keluarga terus melakukan pencarian bahkan sudah melaporkan kejadian kehilangan ke Polsek Kendawangan. Ia menjelaskan kalau anak dan temannya berhasil ditemukan, setelah sang anak menghubungi calon kakak iparnya untuk bertemu di pasar malam sepakat, Kecamatan Delta Pawan. Mendapat telepon dari calon adik ipar, calon kakak iparnya kemudian menghubungi kami agar segera datang ke pasar malam sepakat.

“Saat ketemu dengan anak saya dan temannya langsung kami amankan dan bawa pulang, sedangkan kenalan anak saya yang diduga telah menculik anak saya berhasil melarikan diri,” jelasnya.

“Bersyukur anak saya dan temannya dalam kondisi sehat dan selamat, semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi baik kepada anak saya dan anak-anak lainnya, saya juga berharap pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku yang diduga telah menculik anak saya dan temannya,” tukasnya.(Fendi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.