Expo Perguruan Tinggi di SMU Yohanes

"SMA Santo Yohanes ini luar biasa bisa menyelenggarakan expo perguruan tinggi,” tegas Bupati Ketapang, Martin Rantan.

img_2652-1
Bupati Ketapang Martin Rantan SH (kanan) menerima plakat saat ekpo perguruan tinggi Jumat (6/1).

KETAPANGNEWS.COM—Puluhan perguruan tinggi melakukan expo pendidikan di SMU St Yohanes Kabupaten Ketapang. Expo Perguruan Tinggi yang dimulai Jumat (6/1) hingga Sabtu (7/1) dibuka langsung Bupati Ketapang, Martin Rantan SH.

“SMA Santo Yohanes ini luar biasa bisa menyelenggarakan expo perguruan tinggi,” tegas Bupati Ketapang, Martin Rantan SH ketika membuka Expo Perguruan Tinggi Ketapang ketika membuka Expo Perguruan Tinggi di SMU Yohanes Ketapang.

Menurut Marrtin Rantan, untuk membangun Kabupaten Ketapang, peranan perguruan tinggi sangat menentukan SDM yang berkualitas. Karena itu, tidak ada kata terlambat  untuk meneruskan ke jenjang lebih tinggi.  Minimal menuju dan meraih predikat sarjana D III. Apalagi  jika sampai ke S-1 hingga S-2 dan seterusnya. Karena itu, melalui semangat dan perjuangan yang tinggi maka disitu ada jalan.

“Soal biaya akan mengikuti, bila perlu melalui biaya kurang cukup silakan cari bapak angkat,” ucap Mantan Anggota DPRD Kalbar ini.

Didepan Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, dan jajaran SKPD yang menghadiri peresmian Expo Perguruan Tinggi tersebut, Bupati Ketapang terus memotivasi para siswa untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Dikatakannya, dalam  masalah sosial politik, para siswa usia 17-18 Tahun merupakan pemilih pemula. Pada usia mengambang ini, sangat mudah dipengaruhi dampak social dan politik.

Karena itu, ia meminta pada usia labil ini, parasiswa tidak mudah terpengaruh dampak negatif. “Ikutilah apa yang sudah digariskan oleh negara Jangan lalu mau menjadi ” ISIS ” alias Ikut Sana ikut Sini juga jangan ikut organisasi yang berbau radikalisme,” ucapnya berpesan kepada para siswa.

Apalagi perkembangan teknologi  informasi yang kian berkembang, maka para siswa jangan mudah terpengaruh. Banyak dampak negatif yang bisa menjadi komoditi politik yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa, dapat berawal dari perkembangan social media.

Menurut Alumni SMA Santo Yohanes ini, Perjuangan untuk menjadi seorang pemimpin sukses di baik di pemerintahan maupun di dunia usaha bukanlah hal mudah. Tidak seperti membalikan telapak tangan melainkan memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang tinggi.

Bupati juga mengenang masa-masa ketika ia menempuh pendidikan. Ketika itu untuk bersekolah sangat dirasakan sulit. Seperti dalam hal pembiayaan maupun hubungan transportasi ke daerah pedalaman menuju kota. Ditambah lagi musim paceklik.

“Semua serba susah, sehingga sangat menyulitkan meneruskan dunia pendidikan  dan kita patut bersyukur diantara alumni SMA Santo Yohanes banyak jadi pejabat di Pemerintah Kabupaten dan DPRD-nya, serta di dunia usaha,” katanya.

Adanya expo perguruan tinggi diharapkan dapat dimanfaatkan siswa dan orang tua untuk mengenyam pendidikan tinggi. Pemkab menyambut baik, khususnya membangun Ketapang  mnelalui dunia pendidikan sresuai visi dan misi Bupati ketapang 2016-2021, yakni mewujudkan Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera.

“Kepada pihak penyelenggara expo perguruan tinggi, dan peran serta perguruan tinggi agar memberikan informasi kepada masyarakat Kabupaten Ketapang ,” tuntasnya.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.