Habiskan Miliaran Rupiah, Jalan Ini Masih Kerap Dilanda Banjir

" Tahun ini kita targetkan akan selesai kasusnya," ungkap Kanit Tipikor Polres Ketapang, Iptu Rudianto.

foto suasana pengendra melintasi jalan DI Panjaitan yang digenangani air akibat diguyur hujan. Air yang kerap menggenangi jalan ini diduga karena pembangunan drainase dengan anggaran miliaran rupiah yang tidak maksimal.
Foto suasana pengendara melintasi jalan DI Panjaitan yang digenangani air akibat diguyur hujan. Air yang kerap menggenangi jalan ini diduga karena pembangunan drainase dengan anggaran miliaran rupiah yang tidak maksimal.

KETAPANGNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah termasuk kota Ketapang membuat beberapa ruas jalan banjir, termasuk di Jalan DI Panjaitan yang tahun 2015 lalu telah dibangun drainase menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) miliaran rupiah.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ketapang, Muhammad Dzackie El Mubaraq, menilai masih kerap terjadinya banjir di sepanjang jalan DI Panjaitan dinilainya karena pembangunan drainase kurang maksimal dan diduga adanya penyimpangan sehingga drainase yang dibangun dinilai tidak terlalu berfungsi.

“Kalau pembangunannya maksimal tidak mungkin hampir tiap hujan melanda selalu saja air tergenang, terlebih kalau musim hujan itu sudah pasti jadi langganan banjir,” ungkapnya, Rabu (25/1).

Iapun menilai pembangunan drainase tersebut mubajir dengan anggaran miliaran rupiah diharapkan dapat mengatasi persoalan genangan air di jalan tersebut tapi malah seolah tak teratasi. Untuk itu ia mempertanyakan sejauh mana proses dugaan kasus korupsi penyimpangan dalam pembangunan drainase yang saat ini masih ditangani Polres Ketapang.

“Dugaan penyimpangan itu kita lihat karena adanya penyelidikan dari Polres beberapa waktu lalu mengenai pengerjaan drainase, makanya kita juga mempertanyakan sejauh mana proses penyelidikan kasus ini karena sudah berjalan hampir setahun lamanya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Ketapang AKBP Sunario melalui Kanit II Tindak Pidana Korupsi (Tidpikor), Iptu Rudianto mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan proses penyelidikan terhadap kasus dugaan penyimpangan pembangunan drainase DI Panjaitan.

“Kasusnya masih dalam proses penyelidikan dan memerlukan tambahan keterangan termasuk dari ahli beton,” Kata Rudianto kepada Ketapangnews.com, Rabu (25/1) di ruang kerjanya.

Namun diakuinya, pihaknya akan sesegera mungkin menyelesaikan kasus yang memang sudah berjalan beberapa tahun belakangan.

“Tahun ini kita targetkan akan selesai,” pungkasnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.