
KETAPANGNEWS.COM, Manis Mata – Keluhan masyarakat terhadap pencemaran limbah industri pabrik PT. USP dibenarkan Alfiannur, Ah anggota DPRD Ketapang Dapil V yang juga putra daerah setempat yang sudah turun langsung ke lapangan.
“Saya sudah turun dan melihat sendiri untuk melakukan pengecekan di lapangan ternyata instalasi limbah pabrik itu tidak sesuai standar sama sekali,” kata Alfiannur kepada Ketapangnews.com Kamis (19/1) via telpon selulernya.
Menurutnya, kenyataannya apabila turun hujan, limbah yang ditampung oleh PT.USP tersebut meluap, sehingga mengalir ke parit kemudian sungai-sungai kecil dan akhirnya sampai ke sungai besar.
Selain itu menurut Alfiannur, limbah tersebut di distribusikan ke sela-sela parit yang dibuatkan dengan beberapa buah kolam, Tapi ketika curah hujan turun kolam yang pertama saja sudah meluap.
“Yang lebih parah lagi ada kebocoran langsung pada kolam yang menampung limbah tersebut,” ungkapnya.
Ia menyesalkan dampak dari pencemaran ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan ikan – ikan di sungai yang menjadi mata pencaharian masyarakat di daerah ini.
“Saya sudah menemui salah satu pimpinan PT.USP untuk segera memperbaiki karena ini bukan hanya laporan masyarakat. Tapi saya sudah melihat dengan mata kepala saya sendiri,” tegasnya.
Ia menambahkan, kalaupun nanti perbaikan tidak maksimal dan terjadi lagi permasalahan seperti ini. Jangan salahkan masyarakat di beberapa tempat yang terkena pencemaran akan datang ke perusahaan untuk menuntut masalah ini yang sangat merugikan mereka tersebut.(wan)