
KETAPANGNEWS.COM – Kepala Satuan Polair Polres (Kasat Polair) Polres Ketapang, AKP Aam Kudussalam mengungkapkan, untuk kesiapan penyelamatan pihaknya ada dua speed boat berukuran besar. Kemudian jika terjadi kecelakaan di laut pihaknya tetap berkoordinasi bersama TNI Angkatan Laut, Badan SAR Nasional Ketapang dan pihak terkait lainnya.
Ia mengaatakan, jika terjadi hal tak diinginkan di laut, misalnya terhadap nelayan. Penyelamatan tak hanya Pol Air saja tapi juga dilakukan bersama instansi terkait tersebut.
“Semoga saja tak terjadi hal-hal tak diinginkan terhadap nelayan Ketapang,” katanya Minggu (29/1) kepada wartawan.
Kasat Pol Air menuturkan, juga sudah mendapatkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Rahadi Oesman Ketapang.
“Sesuai imbauan BMKG itu kita sudah siapa siaga apabila nelayan terjadi musibah atau kecelakaan di laut,” tegasnya.
Menurutnya, pihaknya tetap melaksanakan patroli rutin satu pekan dua kali. Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan dan bisa langsung mengetahuinya jika terjadi.
“Kita juga sudah mengimbau nelayan agar memperhatikan situasi sebelum melaut,” ujarnya.
Ia juga menghimbau, terutama terhadap nelayan tradisional yang kapalnya kecil. Agar mereka lebih berhati-hati. Karena sesuai petunjuk dari BMKG di sekitar perairan Ketapang berpotensi terjadi angin kencang dan gelombang tinggi.(dra)