
KETAPANGNEWS.COM—Bupati Ketapang, Martin Rantan meminta Bagian Organisasi Sekretariat Daerah segera menyelesaikan surat tugas khusus kepada Staf Ahli dan beberapa orang pegawai struktural. Ini diminta guna mendapatkan tugas untuk melakukan lobi-lobi anggaran ke pusat.
“Saya sudah bicara panjang lebar kepada para staf ahli agar membantu Bupati dan Wakil Bupati. Hal demikian bertujuan agar tugas-tugas ini bisa terbagi dengan habis,” kata Bupati Ketapang, Martin Rantan Senin (23/1).
Diakui Martin, diberikannya tugas khusus kepada para staf ahli lantaran dirinya mendapat informasi ada orang swasta ke jakarta menjuluk Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Setelah ada surat tugas ini, saya tidak mau lagi mendengar hal itu. Apalagi ada dinas atau SKPD yang membawa kontraktor atau pemodal melobi DAK. Sehingga nanti kalau DAK itu turun dikondisikan kepada yang bersangkutan untuk mendapat pekerjaan itu,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kalau hal demikian sampai terjadi, maka kita akan ada pada posisi yang serba salah. Oleh sebab itu, para staf ahli akan mendapat penugasan tambahan dan penugasan khusus untuk melakukan hal ini.
“Nanti akan di atur orang-orang yang akan mendampingi. Tidak boleh kurang dari lima dan tidak boleh lebih dari tujuh. Sehingga nanti SKPD yang melakukan konsultasi ke pusat untuk urusan DAK, itu harus sepengetahuan Staf Ahli dan disampaikan kepada Bupati,” paparnya.
Ia juga berharap, kepada Badan Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah agar memperhatikan para Staf Ahli Bupati. Sebab kantornya hangat sehingga suasana kebatinan ditambah suasana yang hangat menjadi kurang semangat.(absa)