24 Tahun Desa di Singkup Ini Tanpa Listrik

"Saya tinggal di SP 2 sejak tahun 1993, sejak saat itu sampai sekarang tidak ada listrik," ungkap Suwito warga SP 2 Sukaharja Singkup

IMG-20170206-WA0004-1
Suwito (pojok kiri) Warga Dusun Gelambang, Desa SP 2 Sukaharja Singkup saat diwawancaraa wartawan di Ketapang Senin (6/2).

KETAPANGNEWS.COM – Suwito (65) Warga Dusun Gelambang, Desa SP 2 Sukaharja, Kecamatan Singkup memohon kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar mempercepat pemasangan jaringan listrik di desa mereka. Diakuinya selama 24 tahun tinggal di SP 2 Sukaharja hingga kini aliran listrik belum masuk ke tempatnya.

“Saya tinggal di SP 2 sejak tahun 1993, sejak saat itu sampai sekarang tidak ada listrik,” ungkapnya, Senin (6/2).

Ia melanjutkan, untuk memenuhi kebutuhan penerangan, dirinya mau tidak mau menabung untuk membeli diesel atau genset sebagai pengganti listrik, meskipun harus merogoh kocek setiap harinya untuk membeli bahan bakar minyak berupa solar sebagai bahan menghidupkan genset.

“Selama 24 tahun menggunakan genset, sejak pukul 18.00 WIB sampai 21.00 WIB genset hidup untuk penerangan, setelah itu dimatikan, jadi setiap harinya perlu sekitar 3 liter solar, kalau warga lain yang anaknya sekolah lebih dari 3 liter karena genset dihidupkan lebih dari pukul 21.00,” jelasnya.

Ia pun meminta kepada pihak PLN Area Ketapang dapat sesegera mungkin memasang aliran listrik ditempatnya, terlebih saat ini diakuinya sudah ada tiang-tiang listrik PLN yang masuk ditempatnya bahkan di daerah SP 1 Singkup sudah ada beberapa yang teraliri listrik.

“Karena listrik dambaan kami, jangan menunggu tahun 2020 kalau bisa secepatnya listrik masuk ditempat kami, selama ini kalau ada petugas datang bilangnya lebaran sudah ada listrik, sampai sekarang juga tidak ada, kami minta pemimpin daerah atau PLN percepat listrik masuk ke desanya,” pungkasnya. (dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.