
KETAPANGNEWS.COM– Kejaksaan Negeri Ketapang menggelar Malam Pegelaran Budaya memperingati perayaan Imlek bersama 2568 di halaman Kejaksaan, Sabtu (25/2) malam. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Bersatu Ketapang Maju” dibuka langsung Bupati Ketapang Martin Rantan.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang sekaligus ketua panitia, Joko Yuhono dalam sambutannya mengatakan, kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati Imlek bersama 2568 guna membangun persatuan antar semua suku, agama, ras, etnis dan lain-lain.
Joko mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan Kejaksaan merupakan murni kegiatan budaya dan tidak ada kaitannya dengan agama. Telebih lagi Imlek merupakan milik seluruh masyarakat Indonesia. Yang mana setiap perayaan imlek setiap tahun di sahkan sebagai hari libur Nasional.
“Jadi tidak ada lagi alasan imlek punya suku tertentu. Imlek milik masyarakat indonesia bersama, baik suku apapun mari sama-sama merayakan imlek,” ajaknya.
Oleh sebab itu, dirinya meminta tidak ada kesalah pahaman terhadap kegiatan yang pihaknya laksanakan.
Joko menjelaskan, Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa dari sisi budaya. Hal demikin terbukti dengam banyaknya suku yang ada di Indonesia dengan keragaman berbeda. Menurutnya ini merupakan karunia dari tuhan yang patut di jaga.
“Dari itu mari kita bersatu dalam budaya dengan menjaga dan merawat kebudayaan yang ada di Indonesia,” imbuhnya.
Ia mengingatkan, hidup dalam banyaknya keragaman budaya perlu memiliki sikap saling menghormati, menghargai dan toleransi. Untuk itu harus dilandasi rasa persaudaraan antar sesama dengan memposisikan diri saling menjaga.
“Kita boleh terlahir sebagai orang apapun. Tetapi seluruh jiwa dan raga kita curahkanlah untuk pembangunan Ketapang,” tuturnya.
Ia menambahkan, pada malam hari ini merupakan momentum sejarah bahwa di Ketapang mampu menjaga kerukunan antara perbedaan dari berbagai budaya.
“Panggung ini menjadi saksi bahwa perbedaan bukan penghalang persatuan, tapi menjadi kekuatan luar biasa. Sehingga pembangunan Ketapang melahirkan manusia yang mencinta budaya,” ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Ketapang Martin Rantan SH, Wakil Bupati Drs Suprapto S, Sekretaris Daerah H. Muhammad Mansyur, Kapolres AKBP Sunario Sik, Dandim 1203 Letkol (Inf) Riko Hariyanto dan Ketua Pengadilan Negeri Maslikan SH.
Kemudian, Para Asisten Bupati, Pimpinan SKPD dan Badan, Perwakilan MUI, Pimpinan Ormas, Pimpinan OKP, Tokoh Agama, Tokoh Etnis dan Suku, Tokoh Adat, Tokoh Budaya, Perwakilan Pont Post, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan pagelaran seni budaya dari berbagai etnis yang ada di Ketapang. Hampir ribuan masyarakat hadir menyaksikan indahnya seni budaya yang ditampilkan melalui pagelaran budaya dari berbagai etnis yang ada di Ketapang tersebut.(absa)