Issiat Isyak: Saya Ingin Ketapang Tetap Damai

Memaafkan
Ilustrasi- Net

KETAPANGNEWS.COM—Pemilik FB Issiat Isyak, hari ini Kamis (16/2) resmi dipanggil pihak Kepolisian. Dipanggilnya Issiat Isyak guna memberikan penjelasan terhadap postingannya beberapa waktu lalu  yang dinilai melecehkan ulama.

“Saya dipanggil hari ini (Kamis-red) untuk memberikan klarifikasi soal permasalahan itu. Saat kejadian itu saya tidak berada disini (kota Ketapang-red), akan tetapi di Kecamatan Hulu Sungai melaksanakan tugas Musrenbang,” kata Issiat Isyak saat dikonfirmasi Ketapangnews.com di Polres Ketapang usai dirinya dipanggil pihak kepolisian, Kamis (16/2) sore.

Issiat Isyak mengungkapkan, pada prisipnya secara pribadi dan masyarakat dayak, dirinya tidak ada sedikitpun bermaksud untuk merendahkan atau melecehkan kaum ummat islam. Bahkan dirinya menginginkan Ketapang ini tetap damai.

“Saya pribadi dengan didukung oleh masyarakat dayak sangat mengharapkan agar Ketapang tetap terpelihara dengan baik dan saling bekerjasama antara pihak-pihak terkait seperti Kepolisian,” tutur Issiat.

Menurut dia, kalau persoalan ini ada hal-hal yang menyinggung umat muslim  dan dibenturkan antara orang dayak dengan muslim, maka ini adalah perbuatan oknum-oknum tertentu yang ingin Ketapang menjadi tidak tenang.

Terkait adanya massa saat dirinya dipanggil, dijelaskan dia, itu merupakan rasa solidaritas saja dan tidak ada hal yang lainnya. Dimana mereka (massa-red) itu seakan-akan begitu mudahnya untuk memperoses melalui hukum. Sebab, menurutnya di media sosial (medsos) ini kan bermacam-macam.

“Kok begitu mudahnya untuk diproses atau di tindak secara hukum. Sementara orang-orang  di medsos ini kan macam-macam dan tidak jelas. Soal postingan, inikan pribadi, ini bukan masalah islam dengan dayak, tetapi ini masalah umum saja atau saya dengan yang bersangkutan,” jelasnya.

Dalam hal ini, dirinya sangat mengapresiasi tindakan kepolisian. Ia menilai sangat bagus, cepat dan tepat untuk meredam persoalan seperti ini. Karena dirinya secara pribadi juga menginginkan suasana tetap damai.

“Pada intinya kita berpikir kedepan, bahwa Ketapang ini tempat kita yang harus tetap dijaga, kalau memang ini bisa diakhiri sampai disini. Kita baik dan saling memaafkan,” harapnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.