Kerap Kecelakaan, Dishub Didesak Pasang Rambu Jalan

“Berhubung di tikungan tersebut sangat rawan kecelakaan, Dishub harus segera memasang rambu-rambu peringatan bagi pengendara,” tegas tokoh masyarakat Pesaguan Kiri M Arsyat

IMG-20170225-WA0002
Truk terbalik belum lama ini ditikungan tajam jalan Rahadi Usman, Desa Pesaguan Kiri, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS).

KETAPANGNEWS.COM—Tikungan tajam jalan Rahadi Usman, Desa Pesaguan Kiri, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Dinas Perhubungan didesak segera mengambil sikap.

“Berhubung di tikungan tersebut sangat rawan kecelakaan, Dishub harus segera memasang rambu-rambu peringatan bagi pengendara,” tegas tokoh masyarakat Pesaguan Kiri M Arsyat, Sabtu (25/2)

Menurutnya, di tikungan tajam itu dalam kurun waktu tiga bulan terakhir kerap terjadi berbagai jenis kecelakaan, baik tunggal ataupun berlawanan. Diantaranya truk yang sering terbalik lantaran saat berpapasan.

Atas kejadian ini, Dinas terkait yakni perhubungan agar secepat mungkin mengambil langkah. Terutama memasang lampu trafic light disetiap tikungan rawan kecelakaan.

“Mungkin kecelakaan adalah takdir, namun sepaling tidak dengan adanya rambu-rambu kecelakaan dapat diminimalisir,” ucap dia.

Diakuinya, dulu pernah ada spanduk peringatan dari Kepolisian di tikungan tersebut. Namun tidak bertahan lama lantaran hilang.

Sementara saat dikonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Ketapang, Joko Prastowo mengatakan, kalau untuk pemasangan rambu-rambu lalu lintas sudah pasti. Saat ini staf baru turun kelapangan untuk melakukan invetarisir terhadap tikungan rawan kecelakaan salah satunya di Jalan Rahadi Usman.

“Dari hasil evaluasi dilapangan tentu akan diketahui titik rawan kecelakaan. Maka Yang belum terpasang, mudah-mudahan tahun ini bisa dipasang,” kata Joko.

Diakuinya, memang masih banyak rambu yang belum terpasang. Meski demikian, wacananya sudah pasti dipasang, terutama pada titik-titik jalan yang rawan. Menurutnya, di setiap tikungan mestinya sudah harus terpasang.

Ia menghimbau, terhadap para pengemudi harus lebih berhati-hati. Sebab, walaupun ada rambu-rambu namun pengendara tidak memperdulikan, maka tidak menutup kemungkinan terjadi kecelakaan.

“Bisa juga walupun ada rambu-rambunya, tapi tidak dipatuhi kemungkinan bisa saja terjadi kecelakaan. Tapi sepaling tidak rambu-rambu sebagai pengingat,” timbalnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.