
KETAPANGNEWS.COM-Badin (30) yang juga menjadi salah satu korban penusukan oleh pelaku Irvan, masih menjalani perawatan medis di RSUD Agoesdjam Ketapang. Kondisi korban terbaring tak berdaya di bangsal rumah sakit dalam kondisi sekarat.
Paman korban Ahmad Safawi (54) mengatakan, berdasarkan informasi yang diceritakan teman Badin yang berada di lokasi kejadian, Badin hanya melerai lantaran melihat temanya yang sudah terkapar akibat tusukan pelaku.
“Saat berangkat ke Cafe, kalau tidak salah dia bersama beberapa orang kawannya. Termasuk saya juga di ajak, tapi karena pada malam itu saya di jemput anak untuk menginap dirumahnya di Sukaharja. Makanya tidak ikut mereka,” kata Ahmad Safawi ditemuai di RSUD Agoesdjam Rabu (8/2).
Ahmad menjelaskan, saat ini Badin tidak bisa ditanya apapun karena masih dalam keadaan sekarat. Badin terkena tusukan dibagian perut bawah rusuk sebelah kiri. “Saat ini kondisi Badin sedang dalam perawatan medis dan belum bisa ditanya apa-apa,” jelasnya.
Ia menceritakan, awal mula dirinya bersama ponakanya (Badin red) berangkat dari Pesaguan Kanan menggunakan kapal nelayan yang sama sejak tiga hari lalu dengan rombongan kawan-kawan dari Sungai Jawi. Tujuannya kesana untuk mencari ikan di laut Sakabangun, sebab keseharian kita juga nelayan.
“Kita sudah sempat mencari ikan selama dua hari dan bertambat di pelabuhan Sukabangun. Kejadian yang menimpa Badin di hari ketiga tepatnya malam hari. Sebab kita mencari ikan diwaktu siang,” cerita dia.
Saat keberangkatannya menuju Cafe atau warung kopi tersebut, Badin sempat mengajak dirinya ngopi sambil mencari hiburan. Diakuinya, pada malam itu ia merasakan firasat yang tidak enak terhadap ponakannya.
“Ternyata saat malam itu juga saya mendapat telpon bahwa si Badin ditusuk saat melerai kawannya dan sedang dibawa Ke Rumah Sakit (RS). Mendengar demikian saya langsung bergegas menuju RS,” tuturnya.
Atas kejadian ini, dirinya selaku paman korban meminta agar pelaku dihukum sesuai undang-undang. Terlebih lagi, pelaku menggunakan pisau Badik.
Adapun korban meninggal atas nama Dadang (30). Kemudian korban yang masih dirawat di RSUD atas nama Badin (30) dalam kondisi sekarat, dan dua korban lainnya mengalami luka yakni Iwan (30) warga Desa Pesaguan Kanan serta Bimarudin (30) juga warga Desa Pesaguan Kanan Kecamatan Matan Hilir Selatan Ketapang. (absa)