
KETAPANGNEWS.COM – Usai meresmikan SMPN 7 Kecamatan Simpang Hulu, pada hari Senin (20/2). Bupati Martin Rantan SH beserta jajaran SKPD melanjutkan kunjungan kerja di Kecamatan Simpang Dua, tepatnya di Desa Gema, Bupati kembali meresmikan SMPN 3 Kecamatan Simpang Dua.
Kedatangan Bupati Martin Rantan SH beserta rombongan disambut warga setempat dengan acara adat berupa adat tepung tawar, diringi musik tradisional senggayung. Bupati diarak menuju gedung SMPN 3 Desa Gema, sebelum memasuki gedung sekolah tersebut Bupati memotong tali yang terbuat dari kulit kayu kepuak, kemudian menarik tali tirai penutup papan nama SMPN 3 Kecamatan Simpang Dua.
Bupati Martin Rantan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat desa Gema walaupun gedung belum diresmikan tetapi sudah dipelihara dengan baik halaman sudah tertata rapi, sehingga lingkungan hidup disekitar sekolahan menjadi semakin asri.
Menurut Bupati di Kecamatan Simpang Dua ini masih banyak potensi-potensi alam yang belum tereksplorasi degan baik misalnya ada air terjun yang dapat dijadikan obyek wisata.
Pemerintah Daerah disampaikan Bupati sedang melakukan kegiatan secara intensif,dengan melakukan gerakan untuk meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat seperti bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat.
“Kita mencoba untuk memberikan pelayanan terbaik dan terdekat kepada masyarakat dan juga meningkatkan proses kualitas belajar-mengajar disekolahan, “ kata Dia.

Dibidang kesehatan Pemerintah mencoba mengoptimalisasikan kebutuhan dasar masyarakat, karena masih banyak di desa-desa yang belum ada Pustu yang belum ada Polindes.
Dengan demikian pembangunan sekolahan maupun puskesmas terbaik dan terdekat untuk mendongkrak indeks pembangunan manusia (IPM), selian itu Pemerintah juga berusaha meningkatkan perekonomian masyarakat disektor riil guna untuk mendongkrak perekonomian masyarakat.
“Seperti urusan pertanian misalnya kita tidak cukup untuk mengolah lahan basah atau sawah tetapi kita berusaha mengolah lahan kering, “ papar Bupati.
Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Ketapang ditahun 2017 ini telah menganggarkan beberapa buah tracktor pengolahan lahan darat dan akan disampaikan Bupati Tractor-tracktor tersebut di tempat di BPP, sehingga nanti para petugas penyuluh di BPP akan memberikan petunjuk cara mengolah lahan menanam dan memelihara tanaman pangan atau holticultura lainnya.
Dihadapan ratusan warga masayarakat deas Gema Bupati berpesan supaya sekolah tersebut dijaga bersama-sama. Karena untuk menjaga sekolah tersebut tidak cukup dibebankan kepada para guru tetapi peranan orang tua wali murid sangat diharapkan Bupati.
“mudah-mudahan dari sekolah ini akan menelorkan generasi penerus yang menjadi pejabat bahkan menjadi Bupati,“ kata Bupati.
Peresmian dilakukan Bupati Martin Rantan dengan penabuhan ketobong dilanjutkan dengan penandatangan prasasti penyerahan bantuan peralatan sekolah kepada siswa dan penyerahan cindera mata oleh masyarakat desa Gema kepada Bupati Ketapang
Selanjutnya Bupati dan Jajaran SKPD melakukan penanaman pohon, kemudian diakhiri dengan tarian sengianggolang dan penyerahan surow rapue dengan tarian ngayant dan bedondoi ditutup dengan doa dan makan siang bersama.(Adv/dra)