Pelaku Bawa Badik Dari Kapal

“Jadi saya mau apa lagi, satunya meninju saya. saya mau ke luar warung temanya yang lain menahan saya. Jadi langsung aku tusuk,” ungkap Irvan pelaku penusukan.

Pelaku penusukan baju putih
Pelaku (kaos putih) saat diamankan di Polres Ketapang.

KETAPANGNEWS.COM – Pelaku penusukan Irvan yang menewaskan korban Dadang, menceritakan sebelum kejadian ia bersama tiga rekannya minum kopi di lokasi kejadian pukul 17.30 WIB. Kemudian korban dan rekan-rekannya datang ke warung kopi itu, tapi hanya duduk di luar warung kopi tersebut.

“Saat malam korban dan rekan-rekannya masuk ke warung, bernyayi dan berjoged. Kemudian  korban menyuruh bahkan memaksanya bernyayi. Tapi ia tak mau karena tak bisa bernyayi. Di antara korban kemudian duduk di sampingnya,” tuturnya Rabu (8/2) di Polres Ketapang.

Menurutnya satu di antara korban kemudian ada yang menampar serta meninjunya. Ketika ia mau ke luar warung ditahan oleh korban lainnya. Ia mengungkapkan ketika kejadian kawan-kawannya sudah ke luar dari warung.

“Jadi saya mau apa lagi, satunya meninju saya. saya mau ke luar warung temanya yang lain menahan saya. Jadi langsung aku tusuk,” ungkapnya.

Ia mengaku Badik itu memang dibawanya dari kapal dan disimpan di kocek celananya, karena Badik itu baru digunakan untuk memotong tali pukat. Irvan mengungkapkan, sama sekali tidak mengenal korban sebelumnya.

Irvan menuturkan, ketika di warung itu memang ada minum bir bersama rekannya tiga botol. Ia memang sudah sering minum di warung tersebut jika habis melaut. Jika di Ketapang, Irvan mengaku ia bersama teman-temanya memang kerap minum es di warung tersebut yang berada dipinggir Sungai.

Menurutnya, ia ke kapal bukan untuk melarikan diri. Tapi mengajak rekan dan nakhodanya mengamankan kapal menghindari hal yang tidak diinginkan. Ia mengaku nakhodanya hanya memindahkan kapal ke pelabuhan yang berada di seberang sungai.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.