
KETAPANGNEWS.COM -Eddy Mawardi (58) warga Jalan Dharma Bhakti RT 32 RW 003 Kelurahan Sampit Kecamatan Delta Pawan Ketapang ditemukan warga di parit tepi jalan Desa Pesaguan Kiri Km 27 dalam keadaan tidak bernyawa lagi.
Salah satu warga Istiqamah yang melewati jalan tersebut melihat sepeda motor di dalam parit pada hari Senin (13/2) sekira pukul 06.00 wib, akan tetapi tidak berani menghampiri. Kemudian sekira pukul 06.45 Asdi yang juga kebetulan lewat di jalan itu melihat sosok seseorang didalam parit dengan posisi tertimpa sepeda motor. Melihat kejadian itu Asdi langsung melaporkan perihal ini ke Mapolsek Matan Hilir Selatan.

Kapolres Ketapang melalui Kapolsek MHS Iptu H. Topo Subroto saat di hubungi Ketapangnews menjelaskan, berdasarkan laporan dari warga yang diterima Polsek, pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadan Perkara (TKP).
“Dari hasil olah TKP dan memeriksa orang tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian jenazahnya kita bawa ke Puskesmas Pesaguan,” jelas Topo.
Selanjutnya menurut H. Topo, keadaan mayat pada saat pertama kali ditemukan masih menggunakan helm dalam posisi tertelungkup dan tertimpa sepeda motor honda merk Win dengan nomor polisi KB 4585 CT di dalam parit yang berair. Diduga korban saat benkendaraan dalam keadaan ngantuk, hingga masuk ke dalam parit.
Untuk penyebab kematian setelah dilakukan VER oleh Dr. Juwita Ginting (Dokter Puskesmas Pesaguan) yaitu akibat Asfiksia atau kekurangan oksigen.
“Tidak ada ditemukan luka lebam atau luka karena benda tumpul maupun benda keras, ” ungkapnya.
Untuk mengetahui pihak keluarga korban, polisi berusaha berkordinasi dengan Lurah Sampit dan akhirnya keluarga korban berhasil di temukan. Di ketahui korban adalah seorang PNS di kantor Pajak Pratama Ketapang.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, bahwa korban berangkat dari Sungai Gantang Kendawangan menuju ke Ketapang subuh hari. ( Wan )