
KETAPANGNEWS.COM – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas III Rahadi Oesman Ketapang, Nur Alim menjelaskan, dari analisa parameter cuaca pihaknya memang semua wilayah Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara dalam kondisi sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan.
“Selama satu pekan kedepan, sebagian besar wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar) termasuk Ketapang berpotensi terjadinya kemudahan kebakaran hutan dan lahan yang ditinjau dari analisa parameter cuaca. Bahkan di Ketapang sendiri Rabu (8/2) terdapat satu titik hotspot diwilayah Kecamatan Sungai Melayu Rayak,’’ Kata Nur Alim Kamis (9/2).
Menurutnya, kondisi ini diantaranya disebabkan arah angin di Kalimantan Barat secara umum bertiup dari arah Barat-Utara dengan kecepatan berkisar 10-25 knot yang mana dengan cukup tingginya kecepatan angin di sebagian besar wilayah Kalbar mengindikasi kurangnya curah hujan di Kalbar termasuk di Ketapang yang memang dalam beberapa hari kebelakangan tidak terjadi hujan. Hal inilah yang menyebabkan seluruh wilayah Ketapang termasuk Kayong Utara 1 pekan kedepan dalam kondisi sangat mudah terbakar dan terjadi karhutla.
Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh elemen yang ada di Ketapang untuk siap siaga dalam melakukan patroli khususnya untuk instansi terkait seperti Manggala Agni, TNI, Polri, Tim Karhutla dalam melakukan penanggulangan terhadap karhutla. Termasuk pelaku usaha perkebunan dan HTI.
“Kita imbau kewaspadaan dan pencegahan dini terhadap karhutla di kondisi yang sangat mudah terjadi kebakaran ini,” harapnya.(dra)