
KETAPANGNEWS.COM—Terhadap terbengkalainya proyek bangunan air bersih di Desa Harapan Baru yang dinilai belum dirasakan manfaatnya, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ketapang, Muhammad Taufik mengungkapkan, proyek tersebut bukan merupakan pekerjaan pihaknya.
Saat dikonfirmasi, Jum’at (24/2), Taufik membenarkan bahwa dirinya mendapat informasi terkait air bersih di Desa itu (Harapan Baru-red) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016.
“Nanti kalau sudah selesai kemungkinan pengelolaannya akan diserahkan kepada PDAM. Infonya seperti itu. Tapi sampai hari ini belum ada beritanya,” kata M Taufik saat diwawancara Ketapangnews.com.
Lanjutnya, masih dari informasi yang ia terima, jika semuanya sudah selesai Desember tahun 2016 maka akan dilakukan uji coba dan mengundang PDAM. Sehingga pihaknya bisa melihat dimana letak kekurangannya.
Ia menegaskan, persoalan air bersih seperti yang dimaksud berada di DPU. Namun, ia mengaku tidak tahu persis selesai atau belum bangunan itu.
“Sampai hari ini kami belum pernah ada menangani wilayah sana (Harapan Baru-red). Kalau persoalannya seperti ini, tentu tanggung jawab yang membangun. Apakah sudah selesai atau belum saya juga tidak tahu,” tutupnya.
Sementara itu, Dinas yang bertanggung jawab masih dalam upaya dikonfirmasi.(absa)