Tiga Ekor Orangutan Dilepasliarkan di TNGP

“Pelepasliaran ini merupakan upaya penyelamatan orangutan ke habitat yang lebih baik. Orangutan ini tadinya berasal dari lokasi yang sudah terdegradasi habitatnya dan bisa menimbulkan konflik dengan masyarakat, dan dikhawatirkan jika tidak segera diselamatkan dapat mengancam kehidupan orangutan itu sendiri, “ jelas Endro Setiawan, PEH Pertama Balai TN Gunung Palung

LEPAS 1
Pelepasliarkan orangutan di Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) Rabu (22/2)- Dok. TNGP

KETAPANGNEWS.COM – Tiga ekor orangutan yang bernama Zola, Brown, Kokom dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) Rabu (22/2) . Sebelumnya, ketiga orangutan ini di karantina di Yayasan IAR Indonesia untuk memastikan kesehatan dan keliarannya.

“Pelepasliaran ini merupakan upaya penyelamatan orangutan ke habitat yang lebih baik. Orangutan ini tadinya berasal dari lokasi yang sudah terdegradasi habitatnya dan bisa menimbulkan konflik dengan masyarakat, dan dikhawatirkan jika tidak segera diselamatkan dapat mengancam kehidupan orangutan itu sendiri, “ jelas Endro Setiawan, PEH Pertama Balai TN Gunung Palung dalam Press Realease yang diterima Redaksi Rabu (22/2) malam.

Zola dan brown berasal dari Tanjungpura dan Kokom berasal dari Sumber Priangan. Orangutan tersebut diselamatkan dari lokasi dan di translokasikan ke Taman Nasional Gunung Palung, tepatnya di sekitar Sungai Beringin RPTN Pangkal Tapang, SPTN Wilayah I Sukadana.

“Penyelamatan orangutan ke habitat aslinya dilakukan oleh Balai Taman Nasional Gunung Palung, BKSDA Kalimantan Barat dan Yayasan IAR Indonesia,” kata Endro.

LEPAS 2
Pelepasliarkan orangutan di Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) Rabu (22/2)- Dok. TNGP

Ia mengungkapkan,Taman Nasional Gunung Palung merupakan kawasan konservasi yang memiliki keanekaragaman hayati  yang sangat tinggi. Dengan banyaknya tumbuhan yang merupakan pakan orangutan, Taman Nasional Gunung Palung merupakan salah satu habitat Orangutan di Kalimantan Barat yang sangat ideal saat ini. Satwa ini merupakan spesies kunci (flagship species) di Taman Nasional Gunung Palung. Sekitar 2.500 ekor orangutan hidup di kawasan Taman Nasional Gunung Palung.

Untuk diketahui, Awal Juli 2016, IUCN (International Union for Conservation of Nature) menetapkan status orangutan kalimantan naik ke level Kritis (Critically Endangered/CR) yang sebelumnya Genting (Endangered/EN). Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus wurmbii) merupakan salah satu jenis kera besar yang hidup di Indonesia dan Malaysia (Borneo). (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.