
KETAPANGNEWS.COM -Tiga ekor naga kembali mengunjungi Pendopo Rumah jabatan Bupati Ketapang Sabtu (11/2) setelah sebelumnya para naga ini juga mengunjungi Kantor Bupati dan melakukan bersih-bersih di jalan-jalan protokol dalam Kota Ketapang.
Kujungan tiga naga yang dipimpim oleh ketua Panitia Asiang Rahman, dan Antoni Salim ini disambut Bupati Martin Rantan SH, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Ny Elysabet Betty Martin Rantan, dengan menyelipkan ampaw di kepala naga secara bergantian.
Ketua Panitia Asiang Rahman mengatakan Hari ini (Sabtu red), merupakan hari ke 15 penangalan imlek dimana akan berlangsung prosesi pawai tatung, pawai barongsai, pawai naga di Kota Ketapang.
“Puji syukur kita pada Tuhan kegiatan yang berlangsung belum ada kendala yang berarti, ” kata Asiang.
Dia selaku ketua Panitia Pelaksna bersama dengan para ketua naga mengucapkan terima kasih kepda Bupati yang telah menerima kunjungan naga di Pendopo untuk melakukan silaturahmi dan memberikan penghormatan kepada tuan rumah dan juga membersihkan sekitar pendopo ini dari marabahaya.
“Harapan kami semoga bapak Bupati dan keluarga yang tinggal di sini dalam keadaan sehat wal afiat,“ ucap Dia.
Kemudian Panitia Cap Go meh, Yayasan Tri Dahrma, yayasan Dharma Bhakti dan Yayasan pemadam Kebakaran juga akan menggelar kirab budaya Cap Go Meh yang akan berlangsung di Kelenteng Tua Pek Khong pada malam harinya.
Bupati Ketapang Martin Rantan SH dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada Ketua Panitia, Ketua naga, yayasan DharmaBahkti, Yayasan Tri Dharma, dan yayasan Badan pemadam Kebakaran.
“Kehadiran para naga yang berkunjung merupakan kehormatan bagi kami keluarga besar yang menempati rumah dinas jabatan Bupati Ketapang, “ ucap Martin Rantan.
Bupati juga memperbolehkan atraksi permainan naga di pendopo, menurutnya siapa tahu ada naga di dalam tanah yang tidak kelihatan agar diusir keluar dari pendopo,
“Jadi yang kita lihat biar naga yang nampak saja yang tidak nampak tidak boleh ada di sini,”kata Bupati.

Kemudian kepada warga masyarakat yang hadir membaur di pendopo dalam susana persaudaraan Bupati berharap kondisi situasi kebatinan dan persaudaraan tersebut menjadi abadi hingga mengakhiri masa jabatan sebagai Bupati Ketapang sampai empat tahun kedepan.
“Mohon doakan tetap sehat dan dapat memimpin Ketapang ini sehingga Ketapang menjadi daerah yang maju, dan kalau sudah maju pasti masyarakatnya sejahtera,” ucap Bupati Martin Rantan seraya diamini seluruh warga yang hadir.
Ditambahkan Bupati, bahwa kesejahteraan itu akan di dapat setelah Kabupaten Ketapang maju dalam segala bidang. ” kita maju dalam segala hal seperti dalam persaudaraan kita hari ini,” pungkas Bupati.
Ritual rutin setiap tahun yang dilaksanakan oleh komunitas Tionguha di Kabupaten Ketapang, tersebut mengundang perhatian warga, sehingga Pendopo Bupati yang disebut istana rakyat dipenuhi warga Ketapang untuk menyaksikan atraksi naga.
Replika naga sepanjang 50 meter tersebut setidaknya memerlukan 70 orang para penari untuk membuat gerakan-gerakan indah meliuk-liuk bak seekor naga sungguhan.(dra)