
KETAPANGNEWS.COM—Guna memberikan pembinaan terhadap orang terlantar yang mengalami masalah sosial di Kabupaten Ketapang, pemerintah akan membuat Selter atau rumah singgah. Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rustami, Senin (6/2).
Dibangunnya rumah singgah tersebut menurut Rustami, bertujuan guna menginapkan orang-orang terlantar untuk ditampung sementara waktu. Kemudian, tempat tersebut juga akan digunakan sebagai wadah pembinaan memberikan pelatihan kepada anak-anak terlantar.
Rustami menjelaskan, pentingnya rumah singgah dibangun lantaran memandang Ketapang merupakan kota yang maju. Sehingga dipastikan banyak orang terlantar. Misalnya pendatang dari luar Kalimantan terlantar di Ketapang, tentu kalau sudah demikian harus diinapkan kerumah singgah.
“Terhadap wacana itu, kita sudah mengajukan ke Bupati melalui keuangan. Barang kali ada anggaran yang bisa dimanfaatkan. Sehingga hal ini bisa terealisasi dengan cepat,” jelas dia.
Selain itu, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang memiliki 26 kriteria tentu menjadi tanggung jawab Dinas Sosial dan harus ditangani. Dari itu, maka dipandang perlu adanya rumah singgah.
Terhadap PMKS di Ketapang, menurutnya untuk menghilangkan masalah sosial tidak bisa. Namun bisa diminimalisir, untuk itu rumah singgah harus ada terlebih dahulu. Karena tidak mungkin PMKS kita inapkan di kantor atau ditempat ibadah.
“Dengan adanya rumah singgah, maka masalah sosial di Kabupaten Ketapang akan dapat diminimalisir,” tutupnya.(absa)