Bupati Imbau SKPD Serta Masyarakat Tanam Pohon

Atasi Global Warming

tanam pohon
Bupati menanam pohon di sekitar pendopo rumah jabatan Bupati Ketapang Jumat (24/3)- Andi Candra Peliputan Humas dan Protokol Setda Ketapang..

KETAPANGNEWS.COMBerbagai penelitian para ahli selama beberapa dekade terakhir menunjukkan hari demi hari bumi semakin panas akibat pemanasan global (global warming). Salah satu kontributor terbesar pemanasan global adalah rusaknya hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2.

Berkurangnya pohon-pohon yang berfungsi sebagai penyerap bahan pencemar udara, menjadikan suhu udara di wilayah  khatulistiwa terasa kian panas. Apalagi, di bulan Maret 2017 diyakini mulai memasuki musim kemarau.

Bulan Maret 2017, momentum yang tepat untuk kembali mengingatkan masyarakat akan dampak perubahan iklim. Apalagi pada tanggal 22 Maret adalah Hari Air se-Dunia. Air adalah sumber kehidupan dan berkaitan langsung dengan perubahan iklim.

Sisi lain, menanam pohon adalah salah satu tindakan mengantisipasi perubahan iklim dan dampaknya sesuai target  SDGs (Sustainable Development Goals)  tentang Perubahan Iklim (Climate Change) 2015-2030.

Karena itu, pentingnya menanam pohon dalam memanfaatkan pekarangan maupun mengatasi perubahan iklim maka  Bupati Ketapang, Martin Rantan mengajak SKPD dan masyarakat melakukan penanaman pohon. Contoh kecil
dilakukan Bupati Ketapang  Jum’at (24 Maret 2017), bersama Sugiarto  Kabag Umum Setda Ketapang serta  Nugroho Widyo Sistanto, Kabag Humas dan Protokol Setda Ketapang melakukan penanaman pohon di sekitar kompleks pendopo Bupati Ketapang.

 

wawancara
Bupati diwawancarai insan pers usai menanam pohon disekitar pendopo Jumat (24/3)- Andi Candra Peliputan Humas dan Protokol Setda Ketapang.

Tindakan tersebut diikuti juga  beberapa staf ASN. Pohon yang ditanam diantaranya adalah Lengkeng, jengkol dan Matoa. Selain itu, tanaman buah yang sudah ada di lingkungan pendopo terdapat juga lengkeng, matoa, ubar, jambu dan lain-lain.

Menurut Bupati Ketapang, tanaman  menambah pohon-pohon yang ada disekitar pendopo.  Jika tumbuh dengan baik, maka dalam beberapa tahun kedepan akan menjadi peneduh, sekaligus  menghasilkan buah. Ia
menyebutkan tanaman lengkeng, matoa, dan jengkol bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia. Sedangkan pohon ubar bisa menjadi makanan burung-burung sehingga menjadi keseimbangan alam.

“Kita tanam pohon yang ada manfaatnya” kata Martin Rantan, Bupati Ketapang.

Ia mengharapkan  contoh menanam di lingkungan pendopo rumah dinas Bupati, bisa diikuti  SKPD dan masyarakat. Selain itu juga dilihat perkembangan penanaman pohon. Jika dalam beberapa bulan perkembangan kurang signifikan, Bupati ketapang akan terus memotivasi, jika diperlukan akan mengeluarkan surat edaran untuk mengimbau SKPD dan masyarakat menanam pohon.

Pentingnya menanam pohon dengan memanfaatkan lingkungan sekitar diakuinya sudah berulangkali disampaikan dalam beberapa kesempatan, salah satunya pada saat pelantikan pengurus TP PKK.

“Kita imbau menanam minimal  satu atau dua pohon di sekitar rumah,” ujar  Bupati Ketapang, Martin Rantan SH seraya senang media menginformasikan penanaman pohon kepada masyarakat.(Adv/dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.