
KETAPANGNEWS – Bupati Ketapang, Martin Rantan, mengatakan, Pemda Ketapang akan mengangkat tenaga kontrak dengan jumlah keseluruhan 4.000 orang. Sebelumnya Pemda Ketapang hanya memberikan jatah 3.760 untuk tenaga kontrak, namun jumlah tersebut mencapai angka 4.000.
Bupati menegaskan, jumlah 4.000 tenaga kontrak tersebut harus segera terangkat dan bisa mulai bekerja pada 1 April mendatang. Penambahan dari 3.760 menjadi 4.000 tenaga kontrak ini juga merupakan kebijakan Pemda Ketapang.
“Penataan tenaga kontrak ini berhenti di angka 4.000. Per 1 April, semuanya sudah terlaksana. Kita berharap demikian,” jelasnya kepada wartawan usai menghadiri pelantikan Ketua PKK Kecamatan di Pendopo Bupati Sabtu (4/3).
Bupati mengungkapkan, ada 351 formasi tenaga kontrak Pemda Ketapang yang tidak terisi. Baik tidak terisi karena tidak ada peminatnya, maupun kosong karena tidak lulus administrasi ataupun tes tertulis dan wawancara. Untuk mengisi formasi yang tidak terisi itu akan ada kebijakan Pemerintah Daerah.
“Artinya Bupati bersama jajarannya dan DPRD,” katanya.
Bupati menjelaskan, mengenai keterlamatan pengumuman hasil tes dari jadwal yang telah ditentukan, disebabkan oleh beberapa alasan. Salah satunya juga terkait tidak terisinya 351 formasi. Selain itu juga, akibat menunggu hasil pengumuman dari formasi Polisi Pamong Praja. Untuk Pol PP, sudah diumumkan tanggal 3 kemarin, tapi masih melakukan seleksi Pantokhir.
“Setelah Pantokhir untuk Pol PP ini selesai dilakukan, baru kemudian akan diumumkan serentak untuk semua hasil tes tertulis dan wawancara akan diumumkan 8 Maret bersamaan dengan hasil Pantokhir Pol-PP,” pungkasnya.(dra)
Kebutuhan Tenaga Kontrak Pemda 4 Ribu Orang added by Ketapang News on
View all posts by Ketapang News →