
BOGOR,KETAPANGNEWS.COM-Pemerintah Indonesia menandatangani 11 nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Arab Saudi.
Penandatanganan dilakukan sejumlah menteri dua negara di Gedung Utama Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat Rabu (1/3) disaksikan Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud.
Dilangsir Kompas.com Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Presiden Indonesia Jokowi telah menginstruksikan menteri-menteri yang menandatangani nota kesepahaman dengan Arab Saudi untuk segera menindaklanjutinya.
“Untuk menindaklanjuti pertemuan di antara kedua pemimpin, maka kedua pemimpin sepakat untuk segera menindaklanjuti segala kesepakatan itu dengan mengirimkan para menterinya,” jelas Retno.
Untuk diketahui Raja Arab Saudi kembali mengunjungi Indonesia setelah 47 tahun yang lalu. Sebelumnya, Raja Faisal bin Abdulaziz pernah mengunjungi Indonesia pada tahun 1970. Raja Salman bin Abdulaziz sebagai penerusnya Rabu 1 Maret 2017 resmi menginjakan kakinya di tanah air Republik Indonesia.
Berikut nota kesepahaman (MoU) kedua negara : Pertama, Deklarasi pemerintah Kerajaan Arab Saudi perihal peningkatan pimpinan sidang komisi bersama. Menteri Kabinet Kerja yang menandatangani MoU ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Kedua, Pendanaan Arab Saudi terhadap pembiayaan proyek pembangunan antara Saudi Fund for Development dan Pemerintah Indonesia. Menteri Keuangan RI dan Wakil Direktur Saudi Fund adalah dua orang yang menandatangani MoU ini. Ketiga, Nota kesepahaman kerja sama kebudayaan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayan Republik Indonesia serta Kementerian Kebudayaan dan Informasi Kerajaan Arab Saudi.
Ke empat, Program kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dan Otoritas Usaha Kecil dan Menengah Kerajaan Arab Saudi mengenai pengembangan usaha kecil dan menengah. Ke lima, Nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi di bidang kerja sama kesehatan. Ke Enam, Nota kesepahaman antara otoritas aero nautica Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi. ke Tujuh, Program kerja sama Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan Kementerian Pendidikan Kerajaan Arab Saudi dalam bidang kerja sama scientific dan pendidikan tinggi.
Kemudian, ke Delapan Nota kesepahaman antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kementerian Urusan Islam Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Arab Saudi di bidang urusan Islam. Ke Sembilan, Nota kesepahaman antara Pemerintah Indonesia dan pemerintah Kerajaan Arab Saudi di bidang kerja sama kelautan dan perikanan. Ke Sepuluh Program kerja sama perdagangan antara Kementerian Perdagangan Republik Indonesia serta Kementerian Perdagangan dan Investasi Kerajaan Arab Saudi dan terakhir ke Sebelas, Perjanjian kerja sama dalam pemberantasan kejahatan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi.(dra)