
KETAPANGNEWS.COM-M Hidayat (34) pelaku persetubuhan terhadap anak tiri dan ponakannya menyesali perbuatanya. Ia mengaku seperti kemasukan setan saat melihat anak tirinya sehingga tega menyetubuhi.
“Pertama kali kejadian anak tiri saya masih kelas 6 SD, saya melihat dia sedang mandi dipelantaran, saya seperti kemasukan setan, “katanya Selasa (14/3) di Polres Ketapang.
Ia menceritakan, kemudian ia mendatangi serta memperlihatkan film porno, sambil bilang, kalau mau seperti ini akan dikasi uang jajan Rp 35 ribu.
Ia melanjutkan, setelah mandi ketika anaknya masuk kekamar dirinya langsung mengikuti dan menyetubuhi anak tri. Saat kejadian diakuinya kondisi rumah sedang kosong sekitar pukul 13.00 WIB. Ia menjelaskan kalau dirinya sama sekali tidak memaksa dan mengancam korban, ia hanya menjanjikan uang jajan kepada korban.
“Seingat saya cuma 4 kali, pertama dirumah, kemudian dilosmen, disekolah dan di wc rumah,” ungkapnya.
Pelaku yang biasanya bekerja sebagai peminta sumbangan serta tukang ojek ini mengaku, sudah memiliki tiga anak dari hasil pernikahan terhadap ibu korban. Selain melakukan perbuatan keji kepada anak tirinya, ia pun mengakui perbuatan yang dilakukan terhadap ponakannya.
“Dengan ponakan juga, kejadian tahun 2016 lalu, saat itu saya membawa ia jalan-jalan, “ ujarnya.
Ia menuturkan, ditengah jalan korban menanyakan kepadanya harga handphone baru berapa, ia bilang kalau mau handphone mau tidak berhubungan badan denganya.
“Dia mau makanya langsung saya lakukan di pondok yang terletak di Jalan Lingkar Kota,” tuturnya.
Ia melanjutkan, setelah berselang waktu, melalui pesan singkat korban menagih janji soal handphone yang pernah ia janjikan, kebetulan saat itu dirinya sedang menjalankan meminta bantuan dengan membawa proposal, iapun membalas pesan singkat korban dengan mengajak korban berhubungan badan bila ingin dibelikan handphone.
“Yang kedua kali di losmen Purta Kayong, kemudian pernah juga dilosmen dalam kota, dijalan raya daerah manjau, kebun sawit, rumah korban serta dikediaman saya,” akunya.
Ia menerangkan, perbuatan bejatnya akhirnya terbongkar ketika dirinya mengajak keponakannya melakukan hubungan badan melalui pesan singkat, yang mana pesan singkat diteruskan ponakannya kepada istrinya.
“Saya bilang ke ponakan mau lagi tidak ngasi om, kalau mau besok rumah kosong istri om tidak ada. Ternyata sms saya itu diteruskan ponakan ke istri saya, istri saya langsung melaporkan ke Polres sampai akhirnya saya diamankan,” jelasnya.
Ia mengaku siap menerima hukuman apapun atas perbuatan yang dilakukannya.
“Setelah disini saya baru menyesal, saya menangis teringat anak saya yang kecil, saya siap menerima hukuman,” ujarnya (dra).