
KETAPANGNEWS.COM, Manis Mata – Pembukaan lahan yang akan di jadikan perkebunan kelapa sawit pola plasma mandiri di Desa Asam Besar Kecamatan Manis Mata yang di lakukan oleh Koperasi perkebunan Tagari Utama Mandiri (TUM) sebagai mitra dengan PT. Indo Sawit Kekal (ISK) Cargill Group sementara di hentikan pengerjaannya.
Diberhentikan pengerjaannya atas dasar musyawarah yang dilakukan oleh Mamang Kepala Desa Asam Besar, Ibransyah sebagai Ketua BPD, asisten lapangan bagian alat berat PT. ISK Agus Hermawan, perwakilan PT. Kapuas Jaya Abadi (KJA) dan beberapa masyarakat bertempat di Kantor Desa Asam Besar Senin (6/3) yang lalu di pimpin oleh Kades Asam Besar.
Musyawarah di lakukan karena adanya tuntutan Ibransyah warga Desa Asam Besar yang sekaligus menjabat sebagai Ketua BPD, yang mana PT. KJA sebagai kontraktor pembukaan lahan telah menggusur tanah miliknya seluas sekitar tiga hektar yang terdapat tanam tumbuh seperti Karet, Jengkol, Manggis dan lain – lain tanpa ada izin dari Ibransyah sebagai pemilik tanah.
“Saya akan tuntut PT. KJA sebagai kontraktor pengerjaan lahan yang tanpa seijin saya telah menggusur tanah milik kami, ” kata Ibransyah kepada Ketapangnews.com, Rabu (8/3).
Ia mengunkapkan, merasa di rugikan, karena tanahnya yang terdapat tanam tumbuh seperti karet yang sudah produksi sekarang bertumbangan akibat kinerja kontraktor yang tidak melakukan komunikasi dulu dengan semaunya melakukan penggusuran terhadap tanah milik orang lain.
Molek panggilan sehari-hari Ibransyah ini sudah melaporkan permasalahan ini ke pihak berwajib dan menegaskan agar kegiatan pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit oleh Kopbun TUM sebagai mitra dari PT. ISK Cargill Group di hentikan sampai dengan permasalahan ini di selesaikan.
Kesedihan juga di rasakan oleh ibunda Molek ketika dia melihat pohon karetnya sudah rata dengan tanah. Kesedihannya terlihat atas tangisannya karena pohon karet yang kini sudah tumbuh besar dan sudah produksi yang merupakan peninggalan Almarhum suaminya dengan mudahnya digusur tanpa ada ijin dari mereka. (wan)