
KETAPANGNEWS.COM- Ketua Yayasan Masjid Agung Al-Ikhlas, H Yusman sangat menyayangkan dan prihatin terhadap ulah sepasang remaja yang beredar di media sosial (Medsos) yang berbuat tak pantas diduga (ciuman) di lokasi Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.
H Yusman, sebagai pengurus masjid sangat menyesalkan terhadap remaja yang melakukan hal demikian.
“Itu mengambarkan sesuatu tidak bagus dan tidak pantas terutama umat Islam,” katanya kepada wartawan Senin (27/3).
Ia menuturkan, kejadian ini perlu disikapi bersama semua pihak misalnya orang tua, guru, tokoh masyarakat hingga pemerintah. Terlebih kelihatannya remaja itu cukup santai melakukan hal itu pada hal membawa dampak tidak baik.
Menurutnya, hal ini mungkin karena pelajaran agama sudah mulai berkurang. Mungkin termasuk di sekolah-sekolah sehingga kedepan perlu ditingkatkan.
“Perbuatan remaja itu menandakan pergaulan bebasnya. Terlebih dimasukkan ke Medsos yang bertujuan untuk memamerkan diri. Jadi kalau saya menilai perbuatan remaja tersebut sudah sangat keterlaluan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pendidikan agama sangat penting demi menekan prilaku menyimpang terhadap anak-anak. Ia menyarankan khususnya sekolah mayoritas Islam agar memberikan pemahaman agama lebih dalam.
Di antaranya mendatangkan ustad ke sekolah sebulan satu kali. Ia berharap khususnya di sekolah mayoritas Islam sebulan satu kali bila perlu diadakan atau memanggil ustad untuk memberikan pengarahan kepada muridnya.
“Benteng terhadap kenakalan atau pergaulan bebas anak-anak Indonesia hanya dengan agama. Jika anak-anak jauh dari pemahaman agama. Maka kedepan kenakalan remaja kemungkinan akan semakin meningkat,” pungkasnya. (dra)