
KETAPANGNEWS.COM- Para petani di Desa Mekar Sari Sindor Kecamatan Benua Kayong Ketapang mulai panen padi pertama setelah dilanda kemarau hampir sebulan.
Panen pertama ini, disambut dengan penuh suka cita. Lantaran, para petani yang begitu panjang sudah terbayarkan dengan hasil yang memuaskan.
“Kami bersyukur bisa melakukan panen padi pertama dengan lancar,” kata Ginem salah seorang petani Rabu (15/3).
Diakuinya, hari-hari seperti ini sudah dinantikan sejak dulu. Lantaran, dulu hamparan sawah yang dimiliki oleh masyarakat tidak bisa bercocok tanam.
“Panen padi yang sekarang sangat ditunggu-tunggu oleh para petani di semua kampung yang berada di Benua Kayong. Lantaran, dulu kami tidak bisa bercocok tanam dan mengalami gagal panen,” terangnya.
Masa sulit dulu, kata Ginem, ketika harus mengalami kerugian akibat tidak bisa bercocok tanam dan gagal panen.
Tapi, setelah panen padi pertama ini, semua kerugian yang dialami dapat tergantikan. Atau minimal hasil panen sekarang dapat menutupi modal pertanian yang hasil dari meminjam.
“Selama musim pancaroba kemarin merugi akibat gagal panen. Semoga saja panen padi yang sekarang kami untung atau dapat mencicil utang kami,” tuturnya.
Setelah penen selesai, lanjut Ginem, pihaknya akan menjualnya untuk membayar utang dan untuk modal bercocok tanam kembali serta menyimpannya untuk keperluan sehari-hari. Lantaran, penghidupan keluarganya selama ini, hasil dari bertani terutama hasil penjualan padi.
“Hanya itu penghasilan untuk menjawab kebutuhan sehari-hari keluarga kami,” paparnya.
Menurutnya, saat ini biaya bercocok tanam padi untuk sekarang ini cukup lumayan mahal. Walaupun BBM sudah turun, tapi biaya traktor masih mahal dan harga pupuk juga sangat lumayan. Belum lagi biaya buruh untuk bercocok tanam.
Agar, proses penanaman padi cepat, pihaknya petani mengaharapkan bantuan tenaga kepada para petani lain. Karena, jika proses penanaman padi serentak dan tidak tertinggal oleh yang lain, akan menghindari serangan hama.
“Soalnya, hama padi tidak menyerang secara fokus kepada padi kami,” ujarnya.
Terpisah, Mantan PPL Pertanian Yudo Sudarto mengatakan, pada panen padi pertama setelah dilanda Cuaca pancaroba, para petani dapat untung besar. Pasalnya, tidak sedikit para petani padi yang mengalami kerugian akibat cuaca yang berubah ubah melanda Kabupaten Ketapang.
“Ada beberapa wilayah di pesawahan yang dimiliki masyarakat sedang panen padi pertama setelah musim tak menentu. Mudah-mudahan saja, panen padi kali ini dapat memberikan untung besar untuk petani agar kehidupan petani semakin sejahtera,” harap Yudo (Opi).