Rawan Karhutla, Pekan Depan Cuaca Mulai Panas

Manggala Agni Patroli Rutin

karhutla net
Kebakaran Hutan dan Lahan- Net

KETAPANGNEWS.COM – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Rahadi Oesman Ketapang, Nur Alim mengimbau agar semua pihak di Ketapang waspada dan menghindari hal-hal yang dapat memicu terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

“mengingat dalam kurun waktu satu pekan kedepan kondisi cuaca di Ketapang mulai panas,” jelasnya kepada wartawan Kamis (16/3).

Menurutnya,kondisi cuaca mulai panas diperparah dengan curah hujan sedikit, ini yang menyebabkan bisa memicu terjadinya banyak titik api.

Ia melanjutkan, prakiraan mudahnya terjadi kebakaran hutan dan lahan juga ditinjau dari analisa parameter cuaca yang mana, dalam analisa tersebut daerah-daerah di Kalimantan Barat dipetakan dari status aman, tidak mudah, mudah hingga sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Yang mana sebagian wilayah Ketapang sampai tiga hari kedepan cenderung mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.

Meskipun sampai saat ini belum ditemukan titik hotpsot di Kabupaten Ketapang, namun ia mengimbau agar pihak terkait dan masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadi kebakaran hutan dan lahan. Untuk instansi terkait kita imbau untuk terus melakukan patroli rutin, pemantauan dilapangan, sosialisasi dan kegiatan lain dalam rangka mengantisipasi sejak dini kebakaran hutan dan lahan.

“Masyarakat kita minta tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama di lokasi-lokasi gambut yang memang mudah terbakar,” ujarnya.

Ia menambahkan, antisipasi dan kewaspadaan sejak dini, diharapkannya dapat meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Ketapang, seperti pada tahun 2016 lalu dan menghindari terjadi kebakaran hutan dan lahan seperti ditahun 2015 lalu yang memang sangat berdampak negatif baik bagi kesehatan masyarakat maupun aktivitas sehar-hari.

“Untuk itu, semua pihak di Ketapang harus bisa bersama-sama mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan sejak dini,” harapnya.

Patroli Rutin

Kepala Manggala Agni Daops Ketapang, Rudi Windra Darisman mengatakan, pihaknya terus melakukan langkah-langkah antisipasi dini terhadap Karhutla. Antisipasi dini misalnya dengan melakukan patroli rutin serta sosialisasi bersama TNI, Polri dan pihak terkait lainnya.

Ia menjelaskan, Manggala Agni  tersebar di tiga wilayah diantaranya di Kendawangan 1 regu untuk mengkover daerah sekitar, Kota Ketapang 2 regu serta Kayong Utara 1 regu yang mana penyebaran regu dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan informasi mengenai adanya titik hotpsot. Namun diakuinya terdapat beberapa wilayah yang memang menjadi fokus pihaknya lantaran memang rawan terjadi karhutla. Untuk wilayah utara Ketapang yakni di daerah tanjungpura dan wilayah selatan daerah pelang dan sekitarnya.

Ia mengajak seluruh pihak terkait termasuk masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya Presiden Indonesia sudah memberikan arahan agar semua pihak dapat menjaga agar bencana Karhutla pada tahun 2015 silam tidak terjadi lagi.

“Tahun 2015 kita sama-sama merasakan dampak negatif dari Karhutla, maka sudah seharusnya kita bersama-sama mencegahnya,” tegasnya.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.