
KETAPANGNEWS.COM—Pasca Dikeluarkannya pengumuman hasil tes tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Ketapang masih berpolemik. Pasalnya, banyak yang sudah berstatus kontrak banyak yang tidak lulus. Atas persoalan itu, para tenaga kontrak mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (13/3).
Kedatangan tenaga kontrak kurang lebih 100 orang tersebut disambut langsung oleh Ketua DPRD, Budi Mateus yang didampingi Wakil Ketua DPRD, Junaidi SP dan Ketua Fraksi Golkar, Ahmad Soleh ST.
Menyikapi persoalan tersebut, Budi Mateus mengatakan, bahwa dirinya sudah langsung mengkomunikasikan persoalam tersebut. Hal demikian dilakukannya agar dapat mempertimbangkan kembali serta memberi kebijakan daerah kepada mereka yang kontrak sudah lama namun tidak lulus.
“Jawaban dari bupati yakni akan bersama-sama membicarakan usulan yang disampaikan DPRD,” kata Budi saat menyambut massa di depan gedung DPRD.
Budi menghimbau, Khusus yang sudah kontrak agar lebih tenang dan bijak. Bekerjalah sampai sampai akhir bulan ini (maret-red). Mudah mudahan hasil pembicaraan DPRD bersama bupati nanti menemukan solusi terbaik.
“Beri kami ruang, kami akan berbicara langsung Kepada Bupati agar ada kebijakan daerah. Apa yang kalian sampaikan hari ini akan disampaikan juga. Mudah – mudahan ada jalan keluarnya,” imbau dia.
Namun diungkapkanya, bagi para tenaga kontrak yang memiliki kinerja tidak baik, seperti misalnya ada yang mengajar hanya satu bulan sekali dan lain sebagainya jangan memaksa. Yang kita perjuangkan adalah mereka yang kinerjanya bagus dan sudah lama mengabdi.

Sementara, Koordinator Lapangan, Maulana Harva mengaku mendukung kebijakan Bupati nanti, apapun bentuknya. Namun ditegaskannya, tapi ketika hak – hak pihaknya tidak terealisasi, maka dirinya tidak bisa membendung kalau ada aksi susulan.
“Mohon kepada Bupati agar mempertimbangkan ini dengan hati nurani. Kami mendukung kebijakan Bupati jika memberikan solusi terbaik,” cetusnya.
Terhadap DPRD, dirinya sangat mengapresiasi atas ditampungnya aspirasi pihaknya. Semoga apa yang menjadi pembahasan DPRD dan Bupati menemukan hasil sesuai harapan pihaknya.(absa)