
KETAPANGNEWS.COM-Wakil Ketua DPRD Ketapang Junaidi Sp.Msi mengakui penyaluran bantuan perikanan untuk nelayan dan peternak ikan di Ketapang belum merata dan tepat sasaran sehingga kerap menimbulkan kecemburuan di beberapa kalangan.
Junaidi mengatakan bantuan-bantuan perikanan untuk nelayan maupun peternak ikan harus disalurkan secara merata dan tepat sasaran.
“Masih banyak nelayan Ketapang apalagi di Kepulauan yang belum tersentuh bantuan pemerintah,” katanya Kamis (13/4).
Ia menegaskan, bantuan yang ada harus diberikan secara merata kepada pelaku usaha perikanan di daerah ini. Namun, jika keuangan daerah terbatas yang berujung tidak bisa mengakomodir seluruh nelayan yang ada, maka harus disampaikan secara terbuka kepada para nelayan.
Pihaknya nanti akan berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Ketapang agar mensurvei terlebih dahulu dan mendata para nelayan yang berhak mendapat bantuan agar tepat sasaran.
Uning (50) Tokoh masyarakat Nelayan Desa Sungai Jawi Kecamatan Matan Hilir Selatan Ketapang menjelaskan saat ini data yang didapat dari Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Kabupaten Ketapang pada tahun 2016 lalu.
“Jumlah nelayan yang ada di Kabupaten Ketapang sebanyak 2.000 lebih bisa dibilang belum semuanya mendapat bantuan apalagi di daerah kepulauan seperti Pulau Bawal,Pulau Cempedak dan pulau lainya,”katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini ada juga sebagian nelayan yang mendapat bantuan dari pemerintah ketapang seperti pukat jaring,mesin dan lainya dan itu pun belum merata.
Ia juga berharap kepada pemerintah agar dapat turun kelapangan karena saat ini para nelayan kecil khususnya dikabupaten Ketapang masih mengunakan mesin bekas yang diperbaiki untuk melaut dan alat pukat tangkap seadanya untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.(Opi)