
KETAPANGNEWS.COM,Tumbang Titi– Tinju profesional internasional Sabuk emas Bupati Ketapang Martin Rantan SH di halaman Kantor Camat Tumbang Titi, Sabtu (29/4) disaksikan ribuan penggemar.
Masyarakat Tumbang Titi dan sekitarnya menyaksikan secara langsung kemenangan Ki Chang Kim setelah tanding delapan ronde berhadapan dengan petinju Thailand bernama Tnananut Joh Phromma di Kelas Bantam.
Selain pertandingan partai utama Kelas Bantam antara Ki chang Kim dan Joh Phromma, maka sejak dari petang sampai malam warga juga menyaksikan langsung partai tambahan di Kelas welter yunior 8 rond antara John Ruba (Armin`s Gym Tangerang, juara Indonesia) berhasil menang TKO melawan Hardian Siregar (Medan, Sumatera Utara). Di kelas Bulu 6 ronde, Defry Palulu dari Armin`s Gym Tangerang berhasil menang angka setelah melawan Jemmy Godel (Jakarta).
Di Kelas bantam 6 ronde, Sunardi Gamboa (Kalimantan Barat ) tanding dengan hasil seri melawan Ahmad La Hizab (Hendra Julio Boxing Camp Jakarta). Sedangkan kelas terbang yunior 6 ronde Hisar Mawan dari Kalimantan Barat menang angka melawan Aprilianto.
Kemudian di Kelas Bantam 6 ronde Anthony Holt dari Kalimantan Barat sportiv mengakui keunggulan Emanuel Nahak dari Sasando Boxing Camp Tangerang. Di partai utama antara Ki Chang Kim petinju Indonesia yang menang angka atas petinjuThailand, Tnananut Joh Phromma di Kelas Bantam, sabuk kemenangan diserahkan oleh Bupati Ketapang Martin Rantan. Tinju profesional Sabuk Emas Bupati Ketapang Martin Rantan dipromotori oleh Jemmy “Sabaaar” Iskandar.
Pelantikan Pertina Ketapang
Dalam laga tinju profesional tersebut, ribuan warga Ketapang yang hadir juga menyaksikan langsung hiburan tarian kreasi budaya dari beberapa sanggar di Ketapang. Laga tinju semakin semarak dengan tampilnya permainan budaya rakyat melalui Boneka Bubu. Permainan budaya ini berasal dari masyarakat Sandai. Momentum laga tinju profesional dikombinasikan juga dengan pelantikan Ketua Pertina Ketapang oleh Pertina Kalbar.
Pelantikan pengurus Pertina Ketapang ini dihadiri Kapolres Ketapang, Dandim 1203 Ketapang, para kepala SKPD dan camat se-Ketapang dan disaksikan langsung Bupati Ketapang.
Bupati Ketapang. Martin Rantan SH mengatakan masyarakat Tumbang Titi paling beruntung pada malam itu. Karena selain menyaksikan laga tinju, masyarakat juga menyaksikan pelantikan Pengurus Pertina Ketapang. Sehingga pelantikan Pengurus Pertina ini merupakan momentum kebangkitan olahraga Kabupaten Ketapang.
Selain kebangkitan olahraga, Bupati Ketapang juga menginformasikan
kepada masyarakat rencana pembangunan yang akan dilakukan di Tumbang Titi. Dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya Kabupaten Ketapang, dan Khususnya wilayah Tumbang Titi dan sekitarnya maka pada tahun ini pemerintah sudah mengalokasikan anggaran perbaikan jalan Pelang-Batu Tajam sebesar Rp 15 miliar.
Selanjutnya akan dianggarkan kembali dengan multi years pada tahun 2018,2019 dan 2020 sehingga jalan ini berfungsi oftimal. Diinformasikan juga pemerintah propinsi akan membangun jalan dari arah Nanga Tayap-batu Tajam-Tumbang Titi-Tanjung.
Dalam mendorong tumbuhnya Kabupaten Ketapang, juga membuka ruas jalan Beringin-Trans Kalimantan. Untuk ruas jalan ini pada tahun 2017, kata Bupati Ketapang dialokasikan anggaran sebesar Rp 14 miliar.
“Mudah-mudahan pertandingan tinju akan kembali berlanjut di Tumbang Titi, jadi kalau jalan sudah bisa dilalui dengan baik, maka Bapak Kolonel Imam Suroso kalau mampir lagi ke Tumbang Titi, maka Jalannya tahun-tahun mendatang tidak lagi bergelombang, jalan yang baik juga mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat,” kata Bupati panjang lebar.
Sementara Ketua Pertina Kalbar Ir. Tugimin Sukimin menaruh harapan besar kepada pengurus baru dalam melahirkan petinju Ketapang
yang pernah mengharumkan nama Kalbar. Ia juga menyarankan kepada generasi muda, janganlah bertinju di jalan sehingga mengacaukan keamanan. Tetapi bakat harus diarahkan ke atas ring, sehiingga bisa menoreh prestasi.
Ia yakin di Ketapang, banyak bibit petinju seperti Daud Cino Jordan yang sudah melanglang dunia internasional dalam olahraga tinju.(Adv/dra).