Mobil Ketua FPRK Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

IMG-20170405-WA0002
Lokasi Parkiran mobil Isa Anshari di Police line polisi

KETAPANGNEWS.COM – Mobil milik ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK) Isa Anshari diduga dibakar orang tak dikenal, Selasa (4/4) sekitar pukul 18.00. Insident pembakaran terjadi tepat di parkiran rumahnya yang beralamat di Jalan Merak, Gang Hj Halijah.

Saat dikonfirmasi di kediamannya, Rabu (5/4), Isa Anshari mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 sore masuk waktu sholat mahgrib. Saat kejadian dirinya berada dalam rumah tepatnya di ruang kerja dan pintu rumah sebelah kanan arah depan juga terbuka.

“Masuk waktu maghrib tiba – tiba ada tetangga berlari sambil berteriak om mobil terbakar, ada orang membakar mobil. Mendengar teriakan itu saya langsung mengejar, ternyata api sudah membesar,” kata Isa Anshari.

Melihat api membesar, lanjut Isa, dirinya pergi kebelakang mengambil ember berisikan air untuk menyiram kobaran api. Namun api tidak bisa dipadamkan malahan saat disiram semakin besar. Merasa api semakin membesar menangkap bola api yang ada karet dibakar untuk dibuang.

“Sementara api di bagian ban mobil masih hidup. Jadi saya gosok menggunakan tangan untuk mematikannya. Makanya tangan kiri saya mengalami luka ringan,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, keterangan tetangga yang pertama melihat kejadian, menurutnya pelaku sebanyak dua orang. Dia (tetangga – red) melihat satu orang dari arah jalan masuk kerumahnya membawa kantong plastik.

Selanjutnya, mendekati mobil dan langsung mencampakkan kantong berwarna merah. Seketika langsung muncul api besar. Untuk satu pelaku lainnya menunggu di atas motor. Saat tetangga menjerit pelakunya langsung kabur.

“Saat pelaku kabur, HP pelaku terjatuh dari kantongnya akibat dia berlari karena mendengar teriakan,” tuturnya.

Diakui Isa, sebelum kejadian, pada pukul 16.00 sore dirinya ditelpon seseorang tak dikenal yang mengancam mau mendatangi rumahnya. Dalam telpon yang bersangkutan bertanya alamat rumah.

Selanjutnya, sekitar pukul 16.00 lewat ada orang yang berhenti melihat – lihat rumah dan mobil. Namun kita tidak respon karena beranggapan orang lewat saja.

Usai kejadian, dirinya langsung melaporkan ke polres ketapang. Sebelumnya dia juga langsung menelpon Kapolres.

Atas kejadian tersebut, dirinya secara pribadi meminta 1×24 jam kepada pihak keamanan untuk dapat menangkap pelaku lantaran suasana semakin memanas. Intinya persoalan ini diserahkan kepada penegak hukum.

“Terlepas apakah ini erat hubungannya dengan aksi menuntut OTT dan Tenaga Kontrak, saya juga tidak tahu. Pastinya sebelum kejadian saya diteror,” tutupnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.