
KETAPANGNEWS.COM—Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Menengah Pertama tahun 2017 bermodalkan nekat. Pasalnya, anggaran O2SN masuk kepada Dinas Pariwisata. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan ketapang melalui Kabid SMP, Uti Royten SPd MPd saat menyampaikan samabutannya penutupan O2SN dan FLS2N, Minggu (24/4).
Uti Royten menjelaskan, perlu diinformasikan bahwa pelaksanaan kegiatan tahun ini, karena efek dari pemekaran Organisasi Pemerintah Daerah, yakni adanya Dinas Pariwisata, maka anggaran O2SN itu masuk kepada Dinas tersebut.
“Setelah kita cek dalam perjalanan anggaran. Ternyata Dinas Pariwisata menganggarkan uang tersebut ke kegiatan Pokja. Jadi otomatis anggaran O2SN untuk SD dan SMP Nol,” jelas Uti Royten.
Diungkapkannya, secara anggaran, makan kegiatan tidak ada dan tidak akan dilaksanakan. Karena merupakan tanggung jawab secara bersama, maka pihaknya bekerjasama dengan MKKS untuk menyalurkan kegiatan O2SN.
“Alangkah malunya kalau Kabupaten Ketapang tidak mengirim utusan ketingkat provinsi. Oleh sebab itu, kita bekerjasama dengan MKKS untuk tetap melaksanakan kegiatan O2SN,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Uti mengatakan, untuk kegiatan FLS2N, sesuai dengan jadwal sebenarnya dilaksanakan bulan Mei. Namun dilaksanakan bersamaan, mengingat rekan-rekan sekolah dari Kecamatan yang cukup jauh. Sehingga akan memakan biaya dari sekolahnya.
“Maka kita gabungkan saja walaupun anggarannya belum cair dan ada, jadi modal nekat saja. Karena kekuatan adalah kebersamaan. Jadi kekuatan kita ketika bersama, bekerjasama dan sama-sama bekerja. Sehingga menjadi ringan dan bisa diatasi,” tutupnya.(absa).