Pelayanan Imigrasi Terganggu, TKA Akan di Pindah Ke Hotel

TKA SRM
TKA tampak makan di halaman Kantor Imigrasi Ketapang Rabu (26/4).

KETAPANGNEWS.COM-Sejak diamankannya 25 orang dari 33 TKA yang bekerja di pertambangan PT Sultan Rafli Mandiri (SRM) Kecamatan Tumbang Titi, Desa Kelampai, Dusun Muatan Batu, Kamis (20/4) lalu. Selama enam hari berada di Kantor Imigrasi, pelayanan kantor tersebut sedikit terganggu.

“Sebenarnya agak terganggu sedikit. Masalahnya kebersihan mereka kurang. Ditambah lagi sudah berapa hari tidak mandi. Kadang – kadang mereka juga tidak mau mandi,” kata Kepala Imigrasi Ketapang, Darmunansyah, Rabu (26/4).

Diungkapkan Darmunansyah, mungkin Rabu (26/4) sore dipindahkan ke hotel dengan sponsornya yang bertanggung jawab. Karena sponsornya menjamin mereka untuk dipindahkan ke hotel. Namun dibawah pengamanan Imigrasi dan pihak kepolisian juga.

“Kalau tidak dipindahkan, pelayanan agak terganggu juga. Sebenarnya kemarin sudah mau dipindahkan, karena ada kesalahan teknis maka baru terlaksana sekarang,” ungkap dia.

Menurutnya, kalau kapasitas ruangan di Imigrasi sebenarnya tidak cukup untuk pengamanan. Maka dipakailah ruang yang kosong untuk ditempati sementara.

“Supaya lebih nyaman pelayananannya, ya harus dipindahkan,” ungkapnya.

Sementara itu, selama mereka diamankan di imigrasi, untuk biaya makan dan minumnya ditanggung oleh sponsornya. Bukan melalui imigrasi, namun mereka langsung yang membelikannya. Karena ada Mr Wang yang membelikan makanan dan lain sebagainnya.

Ditambahkannua, untuk paspor dari 33 orang tersebut, kemarin 14 sudah dikirim. Untuk yang 19 paspor mungkin besok pagi.(absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.