
KETAPANGNEW.COM—Terhadap pelaksanaan Haflah Akhirussanah atau acara akhir tahun pelajaran yang diselenggarakan Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba’ul Kharat dinilai Bupati Ketapang sangat bagus. Hal demikian disampaikan Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Kasubag Bagian Bina Pendidikan, Kebudayaan dan Olah Raga, H Hermansyah SE.
Meskipun sederhana tapi mengandung makna. Menurutnya kalau di sekolah umum biasanya acara Akhirussanah disebut perpisahan atau pelepasan siswa-siswi kelas paling akhir. Kegiatan seperti ini sangat baik. Karena mengandung nilai-nilai dan mengandung unsur silaturahim dan bisa dijadikan momen evaluasi.
Dikatakan Hermansyah, namun diharapkan, di setiap ajaran tidak hanya siswa yang dievaluasi, guru dan kegiatannya juga dievaluasi oleh Kepala Sekolah. Untuk mencapai sekolah berstandar nasional, kepala sekolah dan komite pun harus dievaluasi.
“Sekalipun hanya dengan evaluasi diri. Dengan demikian hasil dari evaluasi tersebut dapatlah dijadikan Barometer untuk mencapai kinerja yang lebih baik,” kata Hermansyah, Senin (22/5) malam.
Kepada santri dan santriwati, dirinya mengucapkan selamat karena telah berhasil melewati proses belajar mengajar dengan baik di Ponpes. Diyakini dia, santri adalah anak-anak yang luar biasa dan memiliki kemampuan lebih. Karena pelajaran pondok pesantren berbeda jauh dengan pelajaran pada sekolah umum lainnya.
“Di Ponpes tidak hanya dituntut memiliki kemampuan bidang studi keagamaan. Tetapi juga dituntut memiliki pengetahuan dan kemampuan bidang umum lainnya. Sehingga tiga Ranah pendidikan yakni kognitif, afektif dan psikomotorik sebenarnya pondok pesantrenyang terlebih dahulu melaksanakannya,” ungkap dia.
Ditambahkannya, di Ponpes santri dibimbing dan dibina. Selain mendapatkan ilmu pengetahuan, juga dituntut memiliki sikap dan karakter yang baik. Bahkan di pondok juga yang dapat menciptakan santri-santri terampil. Tidak hanya terampil di bidang keagamaan, namun juga terampil pada bidang lainnya.
“Jadi berbanggalah menjadi anak-anak santri. Kepada orang tua santri juga berbanggalah memiliki anak yang mau disekolahkan di pondok pesantren,” ucapnya.
Dia akhir sambutannya, ia berpesan, kepada seluruh santri yang telah lulus, tetaplah semangat dalam belajar dan harus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Bagi santri yang masih belajar, tetaplah terus belajar dengan semangat di Ponpes ini.(absa)