
KETAPANGNEWS.COM-Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Ketapang, Drs Henrikus M.Si mengimbau kepada masyarakat Ketapang untuk tidak terpancing dengan maraknya berbagai isu atau berita hoax di media sosial yang dapat merusak persatuan dan kesatuan dalam hidup.
“Kita berharap masyarakat Ketapang khususnya, untuk tidak terpancing dengan isu atau hal-hal berbau hasutan di media sosial, karena hal tersebut hanya akan berdampak negatif bagi kehidupan bersama,” imbaunya Senin (15/5).
Ia melanjutkan, isu-isu yang beredar hanya akan membuat terjadinya perpecahan, kita semua adalah saudara meskipun berbeda suku, agama dan budaya sehingga harus bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan.
“Kita jangan mau di adu domba oleh pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab, jika kita terpancing nantinya yang akan rugi kita semua, termasuk anak-anak dan cucu kita, mari bersama kita jaga persatuan dan kesatuan,” ajaknya.
Mantan Bupati Ketapang ini, menegaskan, selama ini, masyarakat khususnya di Kabupaten Ketapang telah hidup lama berdampingan dengan berbagai suku, budaya dan agama bahkan para pendahulu juga hidup berdampingan. Sehingga tak terjadi perpecahan karena isu atau hasutan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.
“Apalagi jika isu-isu yang di hembuskan untuk kepentingan orang-orang tak bertanggung jawab, mari bersama kita jaga persatuan karena perpecahan hanya akan memberi dampak negatif bagi semua pihak,” tegas Henrikus.(dra).