
KETAPANGNEWS.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Budi Mateus menegaskan, DPRD Ketapang sangat mendukung upaya pemekaran wilayah Kabupaten Ketapang.
“Dengan luas wilayah yang begitu luas maka pemerataan pembangunan diseluruh wilayah akan lama tercapai dengan Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang hanya sekitar 2 triliun lebih,” tegasnya Selasa (30/5).
Menurutnya, jadi pemekaran merupakan upaya dalam pemerataan pembangunan terutama untuk wilayah yang dimekarkan sehingga Ketapang dapat semakin maju dan sejahtera kedepannya.
“Bentuk dukungan DPRD diantaranya tahun 2017 ini telah menganggarkan biaya kajian untuk pemekaran wilayah Ketapang sesuai dengan redesain Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar yang saat ini kajian rencana pemekaran tersebut sedang dikerjakan oleh pihak konsultan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, tahuni kajianya sudah ada, yang mana nanti yang akan dimekarkan diantaranya Kota Ketapang menjadi satu kota, kemudian Jelai Kendawangan Raya, Tumbang Titi Group dan Hulu Air.
“Jadi nanti direncanakan akan ada 1 Kota dan 3 Kabupaten,” ucapnya.
Budi mengungkapkan, nantinya pemekaran ini dilakukan guna mewujudkan Ketapang menjadi sebuah provinsi baru yang mana sesuai redesain dari Pemrpov sendiri pada tahun 2025 nanti Ketapang terpisah dari Kalbar.
“Kita harap semuanya berjalan lancar, semua pihak mendukung rencana ini mulai dari Pemerintah Pusat, Pemprov hingga seluruh lapisan masyarakat,” harapnya.
Ia menambahkan, yang paling penting tidak ada persoalan misalkan perebutan ibu kota kabupaen dan lainnya,karena hal paling utama Ketapang bisa dimekarkan sehingga bisa semakin maju dan sejahtera.(dra)