Empat Siswa SMK Tak Lulus Ujian Nasional

UN
Siswa mengikuti Ujian Nasional- Net

KETAPANGNEWS.COM – Empat siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak lulus Ujian Nasional (UN). Salah satu siswa yang dinyatakan tidak lulus adalah siswa SMKN 2 Ketapang.

Kepala SMKN 2 Ketapang, Erini menjelaskan,siswa tersebut tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh satuan pendidikan. Oleh karena itu siswa itu tidak diluluskan.

“Ada beberapa poin yang tidak dipenuhi oleh siswa tersebut. Di antaranya, tidak menuntaskan beberapa mata pelajaran pada beberapa semester. Pihak sekolah yang memberikan kesempatan untuk remidial juga tidak dilakukan oleh siswa tersebut,” jelasnya Rabu (3/5).

Menurutnya, jumlah kehadiran siswa tersebut juga tidak mencapai batas minimal.Pembinaan sudah kita lakukan. Bahkan, yang bersangkutan dan orangtuanya juga sudah dipanggil untuk membuat perjanjian di atas materai 6.000.

“Tapi yang bersangkutan tidak menyelesaikannya,” jelas Erini.

Oleh sebab itulah, kata Erini, berdasarkan hasil rapat dewan guru, siswa tersebut tidak diluluskan. Sementara terkait Ujian Nasional, siswa tersebut mengikutinya.

“Dia mengikuti UN. Tapi itu tidak menjamin kelulusannya. Karena ada beberapa poin yang tidak dipenuhi oleh sisw tersebut. Makanya tidak diluluskan,” ungkap Erini.

Sementara Sekretaris MKKS SMK Ketapang, Perdiyono, mengatakan, selain satu siswa dari SMKN 2 Ketapang, ada tiga siswa lagi yang tidak lulus. Di antaranya dari SMKN 1 Ketapang, SMKN 1 Jelai Hulu dan SMK Taruna Manis Mata. Tiga siswa yang tidak lulus ini karena tidak mengikuti UN.

Kepala SMKN 1 Ketapang ini menjelaskan, ketiga siswa ini sudah terdaftar di pusat untuk mengikuti UN. Namun pada pelaksanaannya, mereka tidak mengikuti dengan beberapa alasanya. Ada yang tidak ikut UN karena sudah menikah.

“Dan ada yang tidak ada konfirmasi juga apa alasannya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, peserta UN tingkat SMK tahun ini diikuti oleh 1279 siswa. Sementara yang terdaftar di pusat mencapai 1282 siswa. Selain empat siswa tersebut, semua siswa dinyatakan lulus.

“Untuk siswa yang memiliki nilai UN di bawah standar, diberikan kesempatan untuk mengikuti Ujian Nasional Perbaikan (UNP),” Jelasnya.

Menurutnya, kesempatan UNP ini diberikan kepada siswa yang ingin memperbaiki nilai UN. Untuk mengikutinya bisa mendaftar ke sekolah untuk kemudian didaftarkan ke pusat. Selanjutkan akan dijadwalkan untuk mengikuti UNP. Waktunya bisa 10 bulan kedepan.

“Jika tidak ikut UNP juga tidak masalah, tetap bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” ungkap Pardiyono.

Ia menjelaskan, ada beberapa kriteria kelulusan. Di antaranya mengikuti semua program yang ditetapkan satuan pendidikan dengan dibuktikan ketuntasan nilai semester 1 sampai 6. Memiliki nilai kepribadian baik, lulus US dengan nilai rata-rata 5,5, mengikuti UN dan mendapat persetujuan dewan guru(dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.