
KETAPANGNEWS.COM – Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus menyikapi pernyataan perwakilan Asosiasi Pedagang Ayam Ketapang, Maniri yang memperkirakan kenaikan harga daging ayam menjelang puasa dan lebaran akibat melonjaknya harga Day Olc Chick (DOC).
“Saya meminta Pemerintah Daerah (Pemda) mencari solusi terkait persoalan tersebut,” tegasnya Jumat (19/5).
Menurutnya, sebenarnya pemerintah ada ruang untuk membantu dalam hal ini, Ia berharap instansi terkait dapat membantu mencari solusi mengenai hal ini.
” Pemerintah bisa membentuk tim khusus pengawasan agar dapat memantau dan mengambil solusi agar harga DOC tidak melonjak sehingga tidak berdampak pada harga daging ayam apalagi saat ini menjelang bulan puasa,” tegasnya.
Budi mengatakan, karena menjelang bulan puasa dan idul fitri tentu kebutuhan daging ayam meningkat sehingga ketersedian ayam harus memadai jangan sampai dimanfaatkan oknum atau produsen untuk meraup keuntungan salah satunye dengan mahalnya harga DOC
” untuk itu peran pemerintah juga harus mengawasi dan memberikan solusi,” ucapnya.
Ia menyarankan, solusi lain yang bisa dilakukan pemerintah melalui dinas terkait dengan membantu bibit agar peternak tidak kebingungan membeli bibit ayam yang mahal.Jadi harga harus terjangkau oleh rakyat, makanya pemerintah punya peran mengawasi dan mengatur agar konsumen tidak menjerit dengan harga yang tinggi dan pedagang bisa berjualan dengan harga normal jika harga bibit mereka dan pakan ayam normal.(dra).