
KETAPANGNEWS.COM – Masjid Agung Al-Ikhlas yang merupakan masjid terbesar di Kabupaten Ketapang diresmikan. Peresmian masjid yang digadang-gadang menjadi satu diantara ikon kota Ketapang dihadiri langsung Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang yang langsung meresmikan Masjid Agung Al-Ikhlas, Kamis (25/5) malam.
Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang dalam sambutannya mengaku bahagia bisa hadir ditengah-tengah masyarakat Ketapang dalam rangka meresmikan Masjid Agung Al-Ikhlas yang mulai dibangun pada tahun 2011 lalu pada masa pemerintahan Bupati Henrikus.
“Saya bangga sama Ketapang, Bupati lama menciptakan, Bupati sekarang menyelesaikan bahkan akan dibangun islamic center. ini cita-cita mulia dari bupati padahal bupati beragama non muslim, ini harus menjadi tanda kalau toleransi umat beragama ada, untuk itu kita semua harus saling menghormati agama yang ada,” ajaknya.
Ia menilai masjid al-ikhlas diresmikan melalui perjuangan panjang baik panitia pelaksana pembangunan, ketua yayasan, perangkat daerah dan masyarakat Ketapang.
“Saya bangga dengan perjuangan semua pihak ini termasuk ketua yayasan, kepada panitia pelaksana yang tidak henti-hentinya berjuang hingga masjid ini diresmikan,” ucapnya.
Ia menambahkan, keberadaan masjid agung al-ikhlas diharapkan dapat menjadi rumah ibadah yang menyejukkan bagi umat muslim khususnya dan seluruh masyarakat ketapang umumnya, terlebih ia menilai Ketapang merupakan daerah yang paling aman lantaran tidak pernah menimbulkan bermacam hal.
“Itu semua karena kesadaran kita, untuk itu mari kita jaga bersama hal tersebut,” ajaknya.
Ia menjelaskan, saat ini negara indonesia mulai dintervensi pihak asing dalam rangka untuk merebut kekuasaan ekonomi hingga materi ekonimi yang kita miliki, untuk itu sudah sepantasnya kita bersama menjaga negara ini dan tidak mudah dipecah belah.
Ia mengajak masyarakat Ketapang khususnya umat muslim untuk menjadikan umat beragama lain sebagai sahabat dan bersifat penyayang serta menjadi pembimbing pemersatu bukan memusuhi satu dengan lainnya.
“Saya yakin sama masyarakat ketapang, sebab seluruh Kalbar sejak dulu sampai sekarang Ketapang daerah yang aman, jadi jangan coba-coba orang merusak kampung kita, mari kita jaga bersama,” imbaunya.
Ia mengaku mencintai Ketapang sejak lahir lantaran dirinya sendiri lahir di daerah Ketapang sebelum akhirnya dimekarkan, untuk itu ia mengajak masyarakat untuk saling melindungi bukan menindas.
Iapun memberi apresiasi mulai dari Bupati sebelumnya Henrikus, Pj Bupati, Bupati Martin Rantan serta ketua yayasan dan panitia pelaksana dalam partisipasi membangun masjid yang megah ini. Iapun menitipkan masjid ini lantaran menurutnya tantangan berat memelihara masjid.

Sementara itu, Gubernur Kalbar, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, HAM dan Pemerintahan, Muhammad Aminuddin mengatakan, sangat berterimakasih kepada masyarakat Ketapang, Perangkat daerah, panitia pembangunan dan seluruh donatur yang bersama-sama menjadikan masjid yang diakuinya sangat megah dan diharapkan dapat menjadikan kota Ketapang sebagai kota yang memiliki ikon religius.
“Sepintas saja kita melihat jantung berdetak, maka dari itu kita menyambut baik kerjabakti seluruh elemen masyarakat, perangkat daerah, panitia pembangunan, pengusaha dalam membangun masjid ini,” katanya.
Ia menilai, pembangunan masjid agung al-ikhlas yang berasal dari kerjabakti banyak pihak menunjukkan toleransi beragama di Kabupaten Ketapang sangat kuat, untuk itu dengan adanya masjid ini ia meminta masyarakat untuk memanfaatkan masjid dalam berbuat kebaikan, baik untuk beribadah maupun kepentingan banyak umat dalam upaya meningkatkan keimanan kepada Allah.
“Jadi masyarakat Ketapang harus berbangga dengan adanya masjid ini, apalagi dikomplek masjid ini akan dijadikan Islamic Center, mudah-mudahan dengan terbentuknya islamic center banyak upaya yang bisa dilakukan bagi perkembangan keagamaan umat islam dan menjadi tempat rutin melaksanakan kegiataan keagamaan,” harapnya.
Rangkaian kegiatan peresmian Masjid Agung Al-Ikhlas dimulai sejak pukul 13.00 WIB dengan agenda Yasinan bersama kemudian dilanjutkan khataman 30 juz al-qur’an oleh berbagai pondok pesantren yang ada di Kabupaten Ketapang. Dilanjutkan pada acara puncak peresmian, terlihat antusias masyarakat yang ingin menghadiri peresmian rumah ibadah umat isalm yang berkapasitas 6.000 jamaah tersebut.
Ribuan masyarakat tampak hadir memenuhi halaman Masjid Al-Ikhlas, terlihat Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang yang merupakan putra asli Kalimantan Barat (Kalbar) didampingi para forkompimda Kabupaten Ketapang diantaranya Bupati Ketapang, Kajari Ketapang, Dandim 1203 Ketapang, Waka Polres, Ketua DPRD Ketapang, Anggota DPD RI serta Anggota DPRD Provinsi Kalbar.(dra).