
KETAPANGNEWS.COM-Menjelang pelaksanaan Apresiasi Guru Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2017, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ketapang meyelenggarakan malam Ramah Tamah, Selasa (9/5) malam di pendopo Bupati.
Kegiatan yang mengusung tema GTK-PAUD Dikmas Yang Berkarakter Cerdas dan Profesional tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Akim MM.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ketapang, Sekaligus Ketua Panitia, H Jahilin MPd dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan diselenggarakan diantaranya berdasarkan UU nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.
Kemudian Peratutan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 tentang guru serta peraturan lainnya yang bersangkutan dengan pendidikan.
Jahilin menjelaskan, dilaksanakannya kegiatan bertujuan agar dapat meningkatkan mutu layanan guru dan tenaga kependidikan PAUD dan peserta Dikmas. Serta menjalin persatuan dan kesatuan untuk menjaga NKRI.
“Kegiatan dilaksanakan juga sebagai ajang seleksi lomba tingkat kabupaten. Kemudian menjadi perwakilan Provinsi ketingkat Nasional yang akan digelar di Provinsi Bengkulu nanti,” jelas Jahilin.
Selain itu, dipaparkan dia, yang menjadi peserta lomba adalah perwakilan 14 Kabupaten/Kota Se-Kalbar sebanyak 183 orang. Ditambah ketua Kontingen 14 orang. Selanjutnya, Juri dari para akademisi dan praktisi yang berkompeten dibidangnya sebanyak 51 orang. Untuk total peserta berjumlah 284 orang.
“Untuk biaya pelaksanaan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Ketapang dan dana APBD Provinsi Kalimantan Barat,” tambah dia.
Menurutnya, kegiatan bisa terlaksana karena berkat kerjasama. Baik pemerintah Ketapang dengan Provinsi Kalbar, maupun dukungan penuh seluruh jajaran pemerintah Ketapang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Akim MM mengungkapkan, bicara soal PAUD, Kalau mau jujur pendidikan selama ini sebetulnya salah kaprah, terutama dalam mengelola.
Pasalnya, pendidikan tingkat PAUD dan SD agak dikesampingkan dibanding pendidika SMP, SMA dan SMK. Hal demikian bisa dilihat dari sisi pembangunan gedung yang sudah menggunakan AC.
“Padahal untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik dan bagus harus mulai dari yang kecil,” ungkap Akim.
Oleh karena itu, melalui kegiatan tentu perlu dijadikan sebuah moment dan kesempatan untuk menata dan mengelola pendidikan kedepan. Harus dimulai dari sekarang dan tidak ada kata terlambat.
“Terlebih kegiatan ini hanya semata mata untuk meningkatkan mutu pendidikan. Terutama dari pendidikan usia dini,” timpalnya.
Ia menambahkan, mengenai dalam pendidikan masyatakat, diakuinya bukan tidak adanya daya. Namun kadang hampir tidak terlihat. Misalnya seperti PKBM yang saat ini kadang muncul dan kadang tidak.
“Dari itu, mulai malam ini (selasa malam-red), mari kita mulai untuk meningkatkan pelayanan. Tentunya dimasing-masing daerah di Kalbar ini,” imbaunya.
Hadir dalam acara, Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, Kepala Kejaksaan Negeri Joko Yuhono SH MH, ketua PKK Ketapang, jajaran Pemda Ketapang, para peserta dan tamu undangan lainnya.(adv/absa).