
KETAPANGNEWS.COM,Manis Mata-Tim pencari korban yang tenggelam di perairan Sungai Jelai Manis Mata yang diketuai langsung Kapolsek Manis Mata Iptu H Suhandi bersama masyarakat dan dibantu oleh Basarnas dari Ketapang juga Pol Air dan TAGANA dari Kabupaten Sukamara berakhir setelah ditemukannya tubuh Ustadz Sulhan pada Kamis malam (25/5) sekitar pukul 22.30 wib dalam keadaan sudah meninggal.
“Ketika kami dari tim bersama Basarnas juga Pol Air dan TAGANA kembali mau melakukan pencarian ketika itu juga ada informasi yang masuk melalui Posko bahwa korban sudah ditemukan, ” Ungkap Masdiyanto wakil Ketua Tim pencari korban.
Selanjutnya berdasarkan informasi tersebut tim Basarnas langsung meluncur ke lokasi penemuan bersama dengan TAGANA.
Kapolsek Manis Mata Iptu H Suhandi membenarkan bahwa korban sudah ditemukan dan sudah di bawa ke Posko di pelabuhan Manis Mata.
“Sebelumnya kami sudah menyepakati bersama keluarga korban bahwasannya jika korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal maka jenazahnya akan dibawa langsung ke daerah keluarganya di Dusun Amor Kecamatan Manis Mata dan setelah di kerjakan sebagaimana mestinya kemudian langsung di kebumikan,” jelas Kapolsek.

Jenazah Ustadz Sulhan di kebumikan malam itu juga di pemakaman keluarga di Dusun Amor. Tenggelamnya enam orang korban, Empat di antaranya selamat dan Dua ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kapolsek menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim pencari korban yang dibentuk, Para Kepala Desa, Masyarakat, Anggota Polsek Manis Mata, Koramil 06, tokoh agama dan semua yang berpartisifasi atas kerjasamanya dalam menemukan korban yang tenggelam.
“Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Tim Basarnas dari Kabupaten Ketapang, Pol Air dan TAGANA dari Kabupaten Sukamara yang sudah memberikan bantuan terhadap pencarian korban, ” tuturnya.
Sementara itu sejak di mulainya pencarian dan sampai saat ini dana yang terkumpul baik dari Donatur maupun sumbangsih dari masyarakat sebesar 28 Juta Rupiah.
Dari dana yang terkumpul berdasarkan kesepakatan apabila ada kelebihan dari anggaran yang digunakan maka dana tersebut akan diserahkan kepada keluarga korban. (Wan Usman)