
KETAPANGNEWS.COM-Manager PLN Area Ketapang, Sumarsono mengaku siap jika dipanggil pihak DPRD Ketapang untuk melakukan rapat koordinasi terkait kesiapan pelayanan listrik pada saat bulan suci ramadhan.
“Sampai sekarang belum ada panggilan rapat koordinasi, yang jelas kita siap hadir dan menyampaikan kesiapan listrik selama bulan suci Ramadhan,” ungkapnya Selasa (23/5).
Sumarsono menegaskan, pihaknya sendiri akan berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk agar tidak ada pemadaman listrik selama bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah hingga Idul Fitri nanti.
“Kami tidak menjamin tapi kami akan berupaya semaksimal mungkin agar listrik tetap tersalurkan,” tegasnya.
Ia menuturkan, pihaknya sesuai standar operasional akan berusaha membuat layanan penerangan tanpa gangguan, untuk itu pemeliharaan jaringan akan dilakukan terus menjelang puasa dan saat bulan puasa volume akan dikurangi terkecuali untuk hal yang urgent.
“Kalau sampai sejauh ini kebutuhan listrik Ketapang saat beban puncak masih bisa terpenuhi sesuai kapasitas yang ada, yang mana total daya mampu mencapai 39 MW sedangkan beban puncak hanya 32 MW sehingga terjadi surplus 7 MW,” jelasnya.
Menurutnya,untuk suplay listrik tidak ada masalah dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Ketapang, meskipun sebagian besar masyarakat dipedalaman Ketapang masih ada yang menggunakan PLTD.
Sumarsono berujar, pihaknya akan menyiapkan petugas yang bekerja 24 jam agar dapat mengatasi dengan segera gangguan untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman akibat gangguan.
Selain itu Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain layangan menggunakan tali kawat karena penyebab gangguan di jaringan listrik akibat kawat tersebut selain juga berbahaya bagi orang sekitarnya.
“Kita meminta kerelaan masyarakat yang memiliki pohon didekat jaringan agar memberi izin PLN memangkas pohon yang berpotensi menganggu suplay listrik. Jadi kita akan berusaha agar tidak ada pemadaman listrik selama bulan puasa ini,” pungkasnya. (dra).