Perusahaan Dihimbau Sediakan Fasilitas Angkutan Lebaran

IMG-20170530-WA0001
Kepala Dinas Perhubungan Ketapang Joko Prastowo

KETAPANGNEWS.COM— Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ketapang, Joko Prastowo mengatakan, terdadap persedian sarana transportasi di Ketapang menjelang lebaran idul fitri, saat ini Dishub sedang melakukan evaluasi pada beberapa perusahaan penyedia jasa transportasi. Baik jalur darat, laut maupun udara.

Dikatakan joko, hal demikian dilakukan lantaran dikhawatirkan terjadi lonjakan penumpang menjelang lebaran. Menghadapi itu, pihaknya akan melakukan rapat tehknis bersama instansi lain, satu diantaranya kepolisian.

“Bicara transportasi tidak terlepas dari keamanan lalu lintas. Dari itu kita akan bekerjasama denga pihak kepolisian,” kata Joko, Selasa (30/5).

Selain itu, guna memperlancar arus mudik saat lebaran nanti, diungkapkan dia, Dishub akan menghimbau ke perusahaan-perusahaan yang memiliki tenaga kerja berasal dari luar Ketapang untuk menyediakan fasilitas angkutan.

“Sehingga karyawannya mudah menuju tempat masing-masing tanpa mereka harus menggunakan jasa angkutan lain. Minimal dari tempat kerja ke kota Ketapang. Mungkin himbauannya melalui surat Bupati,” ungkapnya.

Dijelaskannya, hal tersebut dilakukan bertujuan untuk membantu mempermudah kelancaran transportasi saat terjadi lonjakan penumpang diwaktu H-7 lebaran. Terutama karyawan yang melakukan mudik. Terlebih di Ketapang juga cukup banyak pekerja dari luar.

“Dengan demikian akan terbantu dalam mengurangi kepadatan penumpang. Kemudian juga membantu karyawan yang akan mudik,” timpalnya.

Upaya mengatasi kepadatan penumpang terkhusus adanya himbauan untuk perusahaan menyediakan sarana transportasi mendapat dukunagn dari Pengawas Tenaga Kerja wilayah Ketapang dan KKU, Uti Ilmu Royen.

Menurutnya, dengan dikeluarkannya himbauan tentu mempermudah para pekerja. Khusunya pekerja dari laur Ketapang yang akan mudik menjelang lebaran. Karena di Ketapang sendiri pekerja dari luar juga cukup banyak.

“Sepaling tidak dangan disediakannya sarana oleh perusahaan, biaya yang dikeluarkan pekerja agak sedikit berkurang,” tutur Uti.

Ditambahkan dia, selain meringankan biaya juga mempermudah. Karena jarak antara perusahaan khususnya perkebunan ke kota cukup jauh. Ditambah lagi kebutuhan sarana transportasi tak hanya dibutuhkan oleh karyawan dari satu perusahaan saat menjelang lebaran.

“Kalau ada himbauan demikian, maka itu merupakan solusi kongkrit. Sehingga pekerja sendiri agak lebih mudah menuju kota dan kembali ke daerah masing-masing,” pungkasnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.