
KETAPANGNEWS.COM, Pontianak—Lahirnya Pancasila jatuh 1 Juni 2017 yang ditetapkan pemerintah Jokowi-Jk tepatnya di bulan suci ramadhan hendaknya dijadikan moment saling menghargai antar umat beragama. Hal demikian disampaikan ketua Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Barat (Kalbar), Muhammad Faiz SP.
Muhammad Faiz mengatakan, hari kelahiran pancasila merupakan momentum dimana seluruh masyarakat harus menghayati isi sila-sila yang tertuang dalam pancasila. Terlebih Pancasilia adalah ideologi negara.
Menurut alumni Universitas Tanjung Pura ini, sekedar memperingati saja tidaklah cukup tanpa adanya penghayatan dan pengaplikasian yang real. Terutama ditengah masyarakat yang pluralisme dengan beraneka ragam agama, suku, ras dan kebudayaan.
Terlebih jika mengingat kembali bahwa Indonesia adalah Kausa materialis dari Pancasila. Karena pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia yang menjadi pedoman dan dasar dalam mencapai tujuan. Serta menunjukan jati diri bangsa.
“Seyogyanya telah ada nilai-nilai dasar pancasila secara real dari nilai-nilai adat istiadat, kebudayaan dan religius dimiliki oleh bangsa Indonesia yang secara natural menjadi pola kehidupan masyarakat itu sendiri,” tutur Muhammad Faiz.
Beranjak dari hal itu, Badko HMI Kalbar mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghargai satu dengan yang lainya. Saling menghormati dan pastinya saling tolong menolong dalam kebaikan.
“Khususnya di Kalbar, saya mengajak semua masyarakat, generasi muda untuk menjaga keyamanan, keamanan dan ketentraman daerah tercinta ini,” ajak dia.
Dihari lahirnya pancasila bertepatan dengan bulan penuh barokah yakni ramadhan. Maka sepatutnya untuk dimanfaatkan dalam bermuhasabah dan mengintropeksi diri atas segala yang telah dilakukan selama ini. Sehingga ada perubahan menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya.(absa)