
KETAPANGNEWS.COM – Kepadatan masyarakat dibeberapa titik pada ruas jalan di Kota Ketapang masih tampak terutama pada puncak malam Idul Fitri 1438 H Sabtu (24/6) malam.
Isu kenaikan harga yang biasa terjadi pada pertengahan Ramadhan hingga menjelang hari raya Idul Fitri sepertinya tidak berpengaruh pada daya beli masyarakat Ketapang. Hal ini dibuktikan dengan transaksi besar-besaran hingga jelang Idul Fitri. Peristiwa ini hanya terjadi dalam satu tahun satu kali, bukan hal yang aneh, namun memberi kesan mendalam bagi umat muslim yang merayakan lebaran.
Dalam menyambut hari kemenangan dan sebagai kebiasaan dalam menjalankan hari Raya Idul Fitri, mayoritas umat muslim mempersiapkan hari raya dengan berbagai hal, diantaranya dengan membeli pakaian baru sebagai pakaian terbaik dalam menjalankan hari raya. Tak ayal pusat perbelanjaanpun disesaki antusias masyarakat.
Hingga jelang Idul Fitri masih nampak terjadi transaksi besar-besaran pada sejumlah titik yang menjadi pusat perbelanjaan masyarakat kota Ketapang, baik toko pakaian, makanan, hingga penjual kembang api turut serta dalam meramaikan khasanah transaksi persiapan hari raya.
Diketahui pendapatan rata-rata pedagang yang menjajakan keperluan hari raya meningkat hingga beberapa persen, seperti yang dinyatakan Syarifudin seorang pengusaha pakaian outdoor dikota Ketapang.
“Omset kami dari pertengahan Ramdhan hingga malam ini naik hingga 100%” ungkapnya.(*).