
KETAPANGNEWS.COM – Bandara Rahadi Oesman Ketapang, sepekan menjelang arus mudik lebaran Idul Fitri akan membuka posko terpadu. Pasalnya lonjakan penumpang diprediksi sepekan menjelang lebaran.
“Prediksi lonjakan penumpang menjelang arus mudik lebaran baru akan terjadi sepekan sebelum pelaksanaan hari raya idul fitri.Kita terus melakukan persiapan guna melayani para penumpang dalam arus mudik tahun ini,” kata Kepala Bandara Rahadi Oesman Ketapang Handoyo Rabu (14/6).
Menurutnya, sekarang memang belum kelihatan lonjakannya, biasanya sepekan sebelum lebaran lonjakan penumpang sudah terlihat, dari pengalaman-pengalaman arus mudik lebaran sebelumnya, kebanyakan lonjakan penumpang yang tujuannya ke arah pulau jawa. Untuk itu menjelang arus mudik pihaknya siap melayani para penumpang dengan maksimal.
“Nanti mulai tanggal 15 juni sampai 11 juli akan ada posko terpadu,” jelasnya.
Di posko terpadu ucap Handoyo, nantinya akan ada Pol PP, Polres, Dishub dan pihak bandara sebagai koordinatornya, jadi kalau ada kesulitan-kesulitan atau apapun langsung dikonsultasikan di posko terpadu tersebut.
“Kepada seluruh penumpang pada arus mudik untuk dapat memboking tiket lebih awal dari rencana keberangkatan, hal tersebut agar para penumpang yang hendak mudik tidak kehabisan tiket,” imbaunya.
Menurutnya, karena semakin dekat hari raya semakin meningkat penumpangnya, jadi jangan sampai kehabisan tiket.Ia juga meminta agar para penumpang dapat bekerjasama dengan memahami aturan dipenerbangan serta melakukan check ini sesuai waktu yang ditentukan agar pelayanan yang diberikan dapat maksimal dan tidak tergesa-gesa jika check in dilakukan menjelang keberangkatan.
“Saat ini baru maskapai wings air yang telah mengajukan penambahan jam terbang yang dimulai sejak 21 Juni hingga 30 Juni,” ujarnya.
Ia menambahkan, yang sudah mengajukan wings air untuk ekstra fligh pada jam 13.00 WIB rute Ketapang- Pontianak, kallstar rencana penambahan jam terbang tapi hanya tanggal 24 juni rute Ketapang-Semarang.
“Tapi nanti kita lihat apakah ada pengajuan jam terbang akan disesuaikan,” tutup Handoyo.(dra).