
KETAPANGNEWS.COM—Selain pantauan tentang perkembangan harga kebutuhan bahan pokok, ketersedian pasokannya juga menjadi sorotan utama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagan (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Ketapang.
“Yang palin penting, sampai menjelang lebaran adalah ketersediaan kebutuhan pokok tersebut,” kata Sekretaris Disperindagkop dan UKM Ketapang, Ir Maluru Nursalam MM, Jum’at (9/6).
Menyikapi ketersedian itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama pihak distributor. Tujuannya guna meminta konfirmasi tentang pemasokan stok barang-barang terkatagori kebutuhan pokok khususnya di Ketapang.
“Dari komunikasi tersebut, kami berkesimpulan bisa dikatakan cukup sampai idul fitri. Semoga tidak ada gangguan, terutama di transportasi. Karena transportasi berpengaruh pada ketersedian barang juga,” tutur Maluru.
Mantan Sekretaris ESDM Ketapang ini menerangkan, Pemda Ketapang juga sudah melakukan langkah koordinasi kepada para pihak, termasuk pelaku usaha. Hasilnya terkonfirmasi dan terkoordinasi kepada Disperindagkop dan UKM bahwasannya stok masih aman sampai idul fitri.
“Prediksi demikian lantaran ditambahnya juga stok kebutuhan yang sedang dikirim ke Ketapang. Baik dari pontianak ataupun jawa,” timpal dia.
Staf Bidang Perdagangan, Sofiandi S Sos menambahkan, terhadap ketersedian tabung gas Elfiji tiga Kg di Ketapang masih aman sampai lebaran. Karena sampai saat ini kebutuhan Elfiji tiga Kg terpenuhi.
“Kalau stok sampai sekarang aman lantaran terpenuhi. Ditambah lagi mobilisasinya di Ketapang cukup terbuka, baik melalui air maupun darat. Jadi bisa dikatakan aman sampai lebaran,” ujar Sofiandi.
Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini, harga penjualan rata-rata di Ketapang khususnya pedagang eceran berkisar Rp 19 ribu sampai Rp 20 ribu. Meski demikian, dibeberapa pasar juga ada yang menjual dengan harga Rp 15.500. Perbedaan harga tersebut menurutnya tergantung dari mana barang itu di dapat.
“Kalau didaerah penghuluan seperti Kecamatan Tayap, Sandai, Laur dan Simpang Dua cenderung lebih rendah harganya. Karena lebih dekat dengan pontianak lantaran biaya transportasinya ringan. Sehingga kebutuhan tersebut terpenuhi,” tutupnya.(absa).