
KETAPANGNEWS.COM – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bensin dan Pertalite di Kabupaten Ketapang beberapa hari ini berdampak pada naiknya harga BBM di kios eceran BBM di pinggir jalan.
Pasalnya, eceran di kios pinggir jalan yang biasa dijual berkisar Rp 7.500 perliter untuk jenis bensin dan Rp 8.000 perliter jenis Pertalite, kini naik drastis 100 persen.
Salah satu pengendara, Deden (30) mengatakan, sejak BBM yang beberapa hari ini terbilang susah didapat berdampak pada harganya. Sebab diakui dia, dalam keadaan sulitnya BBM dirinya membeli Rp 15 ribu per liter.
“Malam ini (Selasa-red) saya beli bensin di pinggir jalan WR Supratman harganya Rp 15.000 perliter,” ungkap Deden, Rabu (7/6) dini hari.
Pengakuan Deden yang membeli BBM dengan harga harga Rp 15 ribu tersebut dibuktikan langsung oleh awak media Ketapangnews.com, tepatnya disalah satu kios Jl WR Supratman, Kelurahan Kauman, Benua Kayong. Hanya saja ada perbedaan harga, yakni Rp 14 ribu perliternya BBM jenis bensin.
“Perliter Rp 14 ribu,” kata pemilik kios yang bertubuh kurus tinggi itu seraya menakar bensin kedalam literan.
Menurutnya, berdasarkan info yang ia dapat, kelangkaan BBM lantaran kapal tidak bisa masuk.
“Kapal tidak bisa masuk. Mungkin hari Senin BBM akan lancar lagi,” timpalnya.(absa)